Rabu, 22 Juli 2015

KEKRISTENAN BUKAN LAHIR DARI ALKITAB ! Meluruskan pembengkokan yang menyesatkan .

Eeksklusif untuk Kalangan Sendiri


Pendahuluan :


Sebagai umat Kristiani zaman sekarang , rasanya sulit untuk menemukan orang Kristen yang tidak memiliki Alkitab di rumahnya . Bahkan , tergantung dari besarnya suatu keluarga Kristen , biasanya mereka memiliki lebih dari satu atau dua Alkitab di rumah ! Namun tidak demikian halnya dengan orang atau keluarga Kristen pada zaman dahulu kala , ketika mesin cetak belum ditemukan . Hampir dapat dipastikan kalau jemaat biasa tidak akan pernah melihat Alkitab , baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru ; karena pada masa itu jumlahnya sangat terbatas . Itupun masih dalam bentuk salinan dalam tulisan tangan , yang hanya diperlukan bagi Bapa-Bapa Gereja atau mereka yang terlibat langsung dalam pelayanan .


Sejarah mencatat bahwa kematian dan kebangkitan Kristus terjadi pada tahun 30 Masehi ( atau tahun 33 M , tergantung kalender yang digunakan ) . Kurang dari dua bulan setelah kebangkitanNya dari antara orang mati , Kekristenan secara definitif terbentuk di Yerusalem , dengan pengkhotbah pertama adalah Petrus ! ( memang istilah "Kristen " belum ada pada zaman Yesus berada di dunia , namun pengikut Kristus sudah ada sebelum istilah "Kristen " ada. Lihat Kisah Para Rasul 11 : 26   ) . Apakah yang dikhotbahkan Petrus dan para rasul pada abad Pertama Masehi tersebut .? Tidak lain , hanya masalah fakta kematian dan kebangkitan Kristus !


Ke manapun para rasul bepergian dan di manapun jemaat Kristen yang masih muda itu berkumpul , selalu yang menjadi berita utama adalah bahwa Kristus telah bangkit dari kematian Nya ! Itulah Kabar Baik , yakni kabar keselamatan yang diberitakan dari mulut ke mulut , menyebar dengan cepat di dunia Kekaisaran Romawi zaman itu !  Perlu diketahui bahwa jemaat mula-mula  Kekristenan adalah orang-orang Yahudi di Yerusalem .  Kemudian , oleh pekerjaan para rasul , terutama rasul Paulus , Kabar Baik pun diterima oleh bangsa-bangsa lain . Hal itu sesuai dengan amanah Tuhan Yesus berikut ini :

"...Pergilah ke seluruh dunia , beritakan Injil kepada segala makhluk . Siapa yang percaya dan dibabptis akan diselamatkan , tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum ." ( Markus 16 : 15 - 16  Terjemahan LAI 2002 )


Dari sinilah kita memulai bahasan topik kita kali ini , bahwa Kekristenan lahir sebelum adanya Kitab-kitab  Perjanjian Baru ! Pada waktu Kekristenan terbentuk , Alkitab Perjanjian Baru sama-sekali belum ada ! Lagi pula , manuskrip-manuskrip yang menjadi cika-bakal Perjanjian Baru pun belum ditulis .  Pemberitaan Injil hanya dilakukan secara oral , dari mulut ke mulut dengan satu fokus berita yakni : 'kematian dan kebangkitan Kristus ." ! Teks Alkitab seperti Markus 16 : 15 - 16 tersebut di atas juga belum ada !


Jarak-waktunya masih sangat dekat :

Dari Kisah Para Rasul , kita mengetahui bahwa pada hari raya panen Yahudi ( Pentakosta )  , Petrus memberitakan kematian dan kebangkitan Kristus kepada orang2 yang mendengarkan khotbahnya di Yerusalem .


"Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana Nya , telah kamu salibkan dan kamu bunuh melalui tangan bangsa-bangsa durhaka . Tetapi Allah membangkitkan  Dia setelah melepaskan Dia dari sengsara maut , karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu ." ( Kisah Para Rasul 2 : 23 - 24 Terjemahan LAI 2002 )

Jangan lupa bahwa kita bisa membaca teks Alkitab di atas karena kita hidup di zaman sudah ada Alkitab yang seperti kita miliki sekarang . Tetapi , jemaat mula-mula , tidak pernah membaca teks di atas , karena pada waktu itu , seluruh isi Perjanjian Baru belum ditulis !  Mereka hanya mendengarnya langsung dari mulut Petrus dan diteruskan kepada orang lain juga secara lisan . Namun , iman jemaat tetap terpelihara bahkan membuat Kekristenan semakin besar , hanya dengan berita Kabar Baik dari mulut ke mulut saja !  Sudah jelas bahwa di dalamnya , ada penyertaan Tuhan Yesus ! 

Satu-satunya cara untuk membungkam Kekristenan pada zaman itu , yang dapat diambil oleh penguasa Yahudi dan Romawi adalah dengan menunjukkan dan mengarak "mayat Yesus" mengelilingi kota Yerusalem , sehingga berita kebangkitan Kristus menjadi kebohongan dan para rasul bisa dilempari baru sampai mati dan Kekristenan tidak akan pernah ada ! Namun fakta membuktikan , hal itu tidak pernah terjadi , sehingga berita kebangkitan Kristus dari antara orang mati , tidak dapat lagi dibendung .

Jarak waktunya masih sangat dekat ! Baru beberapa bulan yang lalu Yesus disalibkan dan kemudian diberitakan bangkit dari antara orang mati ! Seharusnya , para penguasa Yahudi dan Romawi bertindak , dengan menunjukkan bukti "mayat Yesus"  bahwa Yesus tidak bangkit dari kematian ! Namun, sekali lagi, ini tidak pernah terjadi , karena kenyataannya Yesus memang bangkit dari antara orang mati ! Berita ini tak dapat lagi dibendung , sehingga seluruh dunia masa itu mendengar Kabar Baik ini ! Kristen terbentuk hanya dari Kabar Baik yang secara lisan disebar-luaskan bahwa " Kristus sudah bangkit dari kematian ! ."  ; sehingga Paulus pun , dalam memberitakan Kabar Baik tersebut , sudah dianggap "gila" oleh Prokurator Romawi , Festus  . ( Kisah Para Rasul  26 : 24 )


Kanonisasi Perjanjian Baru : 

Perjalanan Kekristenan di abad Pertama Masehi demikian berat , oleh hambatan dari penguasa Yahudi dan pemerintahan Romawi . Namun jemaat Kristen semakin bertambah , sekalipun mereka berkumpul untuk bersekutu di bawah resiko yang sangat tinggi ; di rumah-rumah atau di kuburan-kuburan ( katakombe ) !  Setelah para rasul meninggal dunia , tugas pemberitaan Injil  , masih tetap secara lisan , diteruskan oleh bapa-bapa gereja . Memasuki dan selama abad ke II Masehi , jemaat Kristen yang masih muda itu mendapat perlawanan dari kelompok Gnostik , Marcion dan Montanis., yakni ajaran-ajaran yang menyimpang dari iman jemaat Kristen mula-mula .

Satu-satunya pegangan Alkitab bagi gereja yang masih muda itu adalah Perjanjian Lama ! Itupun jumlahnya tidak banyak , masih dalam salinan bahasa asli dan tulisan tangan , atau terjemahan Septuaginta LXX . Jadi yang dapat memiliki dan mempelajarinya sudah barang-tentu hanya mereka yang terlibat dalam pelayanan, seperti uskup , imam dan presbiter saja !  Jemaat biasa hanya mendengar pembacaan dari mereka .   Untuk mencegah pengaruh dari gnostik , Marcionis dan Montanis , di mulailah mengumpulkan tulisan-tulisaan kuno untuk tujuan kanonisasi Perjanjian Baru .

Dengan syarat ketat berupa apostolisitas ( ditulis oleh seorang rasul atau teman sekerja rasul )  orthodoksitas ( tidak bertentangan dengan tulisan lain dari para rasul atau teman sekerja rasul ) dan katolisitas ( sudah diterima oleh mayoritas jemaat Kristen  )  ,  mulailah pengkanonan Perjanjian Baru , yang seluruhnya berisi tulisan2 dari abad Pertama Masehi .  Kanonisasi Perjanjian Baru di mulai dari tahun 200 Masehi ( Kanon Muratori , 25 Kitab ), tahun 250 Masehi ( Kanon Origenes, 21` Kitab  ) , tahun 300 Masehi ( Kanon Eusebius , 22 Kitab )  dan terakhir tahun 400 Masehi ( Kanon Konsili Kartago, 27 Kitab  ) . Itupun dalam bahasa asli Yunani Koine dalam bentuk tulisan tangan , terkecuali versi terjemahan bahasa Latin "Vulgata" buatan Hieronymus . Tetapi , semuanya dalam jumlah terbatas , sehingga jemaat biasa tidak ada yang memiliki Alkitab !

Pada tahun 1452 Masehi John Guttenberg menemukan mesin-cetak , sehingga dimulailah perubahan baru dalam dunia penjilidan dan percetakan buku-buku ! Alkitab mulai dicetak dan dijilid , bahkan pada abad ke XVI Masehi , Martin Luther menterjemahkannya ke dalam bahasa rakyat ( Jerman) agar jemaat biasa dapat memiliki dan membaca Alkitab !  Jangan lupa seluruh isi Perjanjian Baru adalah tulisan-tulisan dari abad Pertama Masehi , tidak satupun yang ditulis di luar abad pertama tersebut .

"Tetapi bagaimana orang dapat berseru kepada Dia yang belum mereka percaya ? Bagaimana orang dapat percaya kepada Dia yang belum pernah mereka dengar ?  Bagaimana orang mendengar tentang Dia  jika tidak ada yang memberitakan  Nya ?  Dan bagaimana orang dapat memberitakan Nya  jika tidak diutus ?  Seperti ada tertulis " Alangkah menyenangkan kedatangan mereka  yang membawa kabar baik ." ( Roma 10 : 14 - 15 Terjemahan LAI 2002 )

Orang Kristen jaman sekarang dengan gampang dapat membaca bahkan menyimpan teks Alkitab di atas dengan mudah . Tetapi orang Kristen jemaat dahulu kala !?  Mereka mendengar dan meneruskan serta menyampaikan kabar baik itu hanya dari mulut ke mulut saja ! Ajaib ! Kekristenan semakin besar !  (Barangkali , kondisinya sama dengan sekarang , jika kita memberitakan Injil ke pelosok-pelosok terpencil di mana  orang-orangnya masih buta huruf !  )

Jadi , dapat dibayangkan bahwa lebih dari 1400 tahun lamanya , jemaat Kristen dibangun imannya bukan karena mereka memilki Alkitab atau membaca Alkitab , melainkan dari khotbah bapa-bapa Gereja , artinya , Kabar Baik disampaikan secara lisan ! Tidak seperti sekarang , jemaat dapat memiliki dan membaca sendiri Alkitab , kapan saja dan di mana saja ! 


Bukti bahwa Kekristenan ada sebelum Alkitab ada !

Bayangkan saudara hidup di tahun 47 Masehi , misalnya ! Saudara sudah menjadi Kristen hanya karena berita Kematian dan Kebangkitan Kristus yang menyelamatkan manusia , secara lisan ; karena semua belum memiliki Alkitab seperti model sekarang ini ! Jangankan memiliki dan membaca, Injil Matius , Markus , Lukas dan Yohanes saja belum ditulis ! Tetapi saudara dan orang-orang zaman itu sudah menjadi orang percaya ! Di abad ke II Masehi , tulisan-tulisan di abad pertama mulai dikumpulkan , yakni semua tulisan yang menyangkut paut dengan kehidupan Kristus dan pelayanan Kristen mula-mula . 

Bayangkan sekarang saudara hidup di tahun 250 Masehi ! Saudara juga seorang jemaat Kristen , tetapi saudara belum juga memiliki Alkitab seperti jemaat Kristen sekarang ini .  Belum ditemukan mesin-cetak ! Sehingga iman jemaat terpelihara hanya dengan berita lisan dari para bapak-bapak gereja saja !  Iman pada apa ? Sudah barang tentu iman pada kematian dan kebangkitan Kristus , sebagai ini iman Kristiani sepanjang masa .

"Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu  dan kamu masih hidup dalam dosamu . Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus ." ( 1 Korintus 15 : 17 - 18  Terjemahan LAI 2002 )

Teks di atas bisa kita baca karena sekarang kita semua mempunyai Alkitab ? Tetapi jemaat zaman dahulu ? Sebelum ditemukannya mesin cetak ? Tidak pernah membaca teks tersebut , selain mendengarnya dari uraian lisan bapa-bapa gereja atau mahasiswa teologi zaman itu .  Namun lihat , iman Kristiani mereka tetap hidup dan menyala-nyala ! Ini bukti yang tak terbantah bahwa Kekristenan bukan lahir dari Alkitab , melainkan dari fakta kematian dan kebangkitan Kristus yang diberitakan secara terus-menerus , dari generasi ke generasi !  Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa !! Itu beritanya !


Penilaian miring terhadap keempat Injil 

Oleh karena ke 27 Kitab yang berada dalam Perjanjian Baru , ditulis setelah puluhan tahun jemaat Kristen terbentuk , maka banyak orang-orang skpetis di abad modern ini , yang menuduh bahwa  isi keempat Injil  disesuaikan dengan kebutuhan jemaat Kristen saat itu ! Hal ini tidaklah benar sama-sekali , karena keempat Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes hanya merekam kembali kehidupan Yesus dan perkataanNya  pada waktu Dia berada di bumi .

Tidak ada satupun dari keempat Injil yang berisikan informasi mengenai peraturan ibadah atau cara-cara baptisan atau model-model jabatan gerejani ! Sama sekali tidak ada ! Ini bukti bahwa apa yang ditulis dalam keempat Injil adalah asli mengenai kehidupan Yesus dan pelayanannya semasa di bumi ,, dan bukan disesuaikan dengan kebutuhan jemaat Kristen !  Peraturan-peraturan seperti itu berada pada surat-surat Paulus , dan Kisah Para Rasul , sama sekali  bukan pada keempat Injil ! 

Jadi mencurigai keempat Injil sebagai tulisan-tulisan yang disesuaikan dengan kebutuhan Jemaat Kristen mula-mula adalah salah sasaran ! Bayangkan jika anda adalah seorang Kristen yang hidup di tahun 1000 Masehi , yang belum mempunyai Alkitab ! Ketika bapa gereja atau uskup sedang menerangkan kehidupan Yesus menurut keempat Injil , saudara tidak akan menemukan bahasan khotbah tentang peraturan gereja , cara-cara perjamuan Kudus , cara-cara babtisan , diakonia , dan sebagainya ! Keempat Injil hanya tulisan-tulisan yang memperkenalkan siapakah Yesus itu  ?  Bagaimana ajaran kasihNya ? Bagaimana Ia mati di kayu salib ? 

Andaikata keempat Injil tidak jujur, bisa saja dituliskan bahwa Yesus tidak mati di kayu salib , melainkan langsung diangkat ke sorga . Bukankah mati tersalib itu adalah kematian yang paling hina dan memalukan ? Mengapa keempat Injil mencatat hal yang memalukan tersebut ? Bukankah ini berarti bahwa hal penyaliban itu benar-benar terjadi ?!  Namun jika demikian yang terjadi , jika dituliskan Yesus tidak mati di kayu salib , maka berita keselamatan (Kabar Baik) tidak akan tersampaikan ! Sebab justru oleh kematian dan kebangkitan Kristus lah kita diselamatkan ! Ini yang tidak dimengerti oleh dunia , sebagaimana bunyi teks Alkitab di bawah ini : .

"Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa , tetapi bagi kita yang diselamatkan , pemberitaan ini adalah kekuatan Allah ." ( 1 Korintus 1 : 18 Terjemahan LAI 2002 )


Meluruskan yang dibengkokkan : 

Orang-orang skeptis dan orang-orang yang tidak percaya , sering-kali menyerang Kekristenan dari sisi ayat-ayat Alkitab , baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru .  Ada yang bilang Alkitab itu beginilah atau Alkitab itu begitulah dan lain sebagainya .  Dari ayat-ayat Alkitab yang digunakan menyerang , mereka ribut soal hari Minggu , hari Natal dan sebagainya . Mereka juga ribut soal perkataan2 Yesus yang tidak dimengerti oleh mereka  bahwa Yesus adalah 100% manusia dan 100% adalah Allah .  Mereka ribut dan mencari-cari ayat bahwa Yesus bukan Allah dan sebagainya .

Mari kita kembali menjadikan diri kita jemaat Kristen zaman dahulu kala , ketika segala sesuatu belum ditemukan ! Hanya dengan iman pada karya penyelamatan Kristus di kayu salib , kita diselamatkan ! Hanya oleh itu , dan tidak ada yang lain ! Karena mesin cetak juga belum ditemukan , tidak mungkin ada orang luar yang mendebat kita dari ayat-ayat Alkitab .  Jemaat mula-mula hanya mendengar secara lisan saja kabar baik tentang keselamatan , mereka percaya dan diselamatkan !  Mereka tidak pernah memeriksa ayat-ayat karena mereka tidak memiliki Alkitab ! Kalaupun mereka pernah melihat pasti mereka tidak juga mengerti karena belum ada terjemahan Alkitab dalam bahasa rakyat !

Jadi jelas bahwa keselamatan kita bukan tergantung dari Alkitab atau ayat-ayatnya , bukan tergantung dari hari Minggu , atau hari Natal atau hari apa saja , bahkan bukan tergantung dari cara-cara baptisan , serta bukan tergantung pada ajaran Tuhan Yesus , melainkan mutlak tergantung pada karya salibNya . Mohon dibedakan semuanya itu dengan karya salib Nya ! Tanpa kematian dan kebangkitan  Kristus , kita semua binasa ! Saya ulangi :" Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa !!  Hanya itu ! Itulah sebabnya Yohanes mencatat ucapan Yesus , berikut ini :

"...Akulah jalan , kebenaran dan hidup ; . Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku ." ( Yohanes 14 : 6 Terjemahan LAI 2002 )

Tidak ada keselamatan tanpa melalui Yesus Kristus ! Melalui apanya ? Melalui kematian dan kebangkitanNYa ! Hanya itu ! Tidak ada yang lain ! 


Konklusi 

Hampir 300 tahun jemaat Kristen berkumpul dan bersekutu dalam persekutuan rohani , hanya di rumah-rumah atau kuburan-kuburan (katakombe)  ; mengingat hambatan yang bengis dari pemerintahan Romawi waktu itu . Belum ada bangunan gereja , belum ada bangku-bangku gereja dan bahkan belum ada pegangan Alkitab bagi jemaat biasa !  Semuanya serba belum ada , selain hanya kabar baik bahwa Yesus sudah mati dan sudah bangkit bagi kita !

Sekali lagi saya ajak saudara hidup di tahun 100 Masehi , sebagai orang Kristen ! Jangan lupa , Perjanjian Baru saja baru mulai akan dikanonkan ( bukan dicetak )  pada tahun 200 Masehi ( Kanon Muratori ) . Dengan apa iman kita terbentuk ? Dengan Alkitab ?  Alkitab yang mana ? Belum ada kanon Perjanjian Baru !  Sudah jelas iman keselamatan kita terbentuk oleh Kabar Baik yang diberitakan secara lisan , dari generasi ke generasi , bahwa Yesus telah mati dan bangkit bagi kita !  Dengan kata lain "tanpa kematian dan kebangkitan Kristus yang menyejarah itu , kita semua binasa !"

Oleh karena itu , sekarang , di abad modern ini ,jika  iman kita diobok-obok oleh pendapat dunia tentang Alkitab kita , tentang ayat-ayatnya , tentang tulisan rasul Paulus , tentang ucapan Yesus di dalam Alkitab , tentang konsili-konsili , dan tentang apa saja , berdirilah kokoh dalam satu fakta bahwa sejak terbentuknya Kekristenan mula-mula , iman keselamatan kita bukan tergantung pada apapun juga , selain hanya pada fakta kematian dan kebangkitan Kristus , yang justru pada masa jemaat mula-mula belum sempat dituliskan !

Alkitab hanya berupa penjilidan buku dari bahan kertas ! Hari Raya apapun hanyalah suatu hari ! Baptisan adalah tanda lahiriah bahwa kita orang Kristen , sama seperti sunat untuk orang Yahudi .  Gedung gereja hanyalah suatu bangunan ! Bangku gereja adalah sekedar tempat duduk . Kristen hanya sebuah stigma ! Konsili hanyalah suatu bentuk pertemuan . Semua yang saya sebutkan itu adalah benda-benda mati yang akan binasa pada akhir zaman ! Keselamatan saudara dan saya bukan terletak pada benda-benda mati itu , melainkan pada fakta "kematian dan kebangkitan Kristus " !  Saudara punya sepuluh Alkitab atau tiga Alkitab atau tidak punya Alkitab , sama saja ! Saudara sudah diselamatkan karena Kristus sudah mati dan sudah bangkit bagi saudara !

"Sebab jikalau kita, ketika masih seteru , diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak Nya , lebih-lebih kita , yang sekarang telah diperdamaikan , pasti akan diselamatkan oleh hidup Nya ! ." ( Roma 5 : 10 Terjemahan Lai 2002 ) 

Kematian dan kebangkitan Kristuslah yang menyelamatkan kita ! Hanya itu ! Sesuai dengan pesan Prof. Craig A Evans dalam bukunya " Fabricating Jesus " agar kita jangan menempatkan iman pada tempat yang salah.;  maksudnya tempatkanlah iman pada fakta kematian dan kebangkitan Kristus ! Tuhan Yesus memberkati kita semua . Salam selalu dari lautan ! ( Capt. Yordan E.P.Sihombing SH.M.Ap.M.Mar )







Senin, 11 Mei 2015

BENARKAH ALLAH MENOLONG ORANG YANG MENOLONG DIRINYA SENDIRI ?

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI



Pandangan di luar Alkitab  :


Manusia diciptakan Allah dengan sempurna , lengkap dengan akal budi yang menyertainya .  Di dalam akal budinya itu manusia memiliki kehendak di mana kehendak manusia itu bebas tak terkendala oleh apa pun karena manusia adalah mahluk yang bebas untuk menyatakan kehendaknya . Demikianlah kira-kira pandangan filsafat dan humanisme mengenai hakekat manusia ! Berkaitan dengan kehendak bebas , beberapa pandangan di luar Alkitab mengatakan demikian :

(1) Aesop , seorang filsuf penyembah berhala dari agama pagan , kira-kira 500 tahun sebelum Kristus , menulis bahwa :"  The gods help those who help themselves ." ( Dewa-dewa menolong orang yang menolong dirinya sendiri ) .Dalam pandangan Aesop , kehendak manusia itu hidup .dan bekerja sama dengan Allah . Jadi Allah tidak akan menolong seseorang yang tidak bisa menolong dirinya sendiri .

(2) Euripides , seorang filsuf Yunani mengatakan bahwa :"  Seek first alone and then cried out to God ." ( Berusahalah sendiri dulu dan baru kemudian berserulah kepada Allah ." )  Demikianlah , dalam pandangan Euripides , kehendak manusia pun hidup serta memiliki peran dalam menentukan nasibnya ! Maksudnya , Allah tidak akan menolong seseorang jika orang itu tidak bisa menolong dirinya sendiri .

(3) Pandangan agama lain :"God will change the destiny of  a person if the person trying to change his own destiny ." ( Allah akan mengubah nasib seseorang jika orang itu berusaha untuk mengubah nasibnya ) . Ini pun berarti sama bahwa Allah tidak akan bertindak kalau manusia tidak bertindak dulu untuk menolong diri sendiri 

Pada gilirannya , pandangan di atas melahirkan pandangan yang tidak Alkitabiah , yaitu " Do your part and God will doing His part ." ( Kerjakan bagianmu dan Allah akan mengerjakan bagianNya ." yang anehnya merembes masuk ke dalam gereja Kristus !



Pandangan teologi gereja lama :

Ketika kehendak bebas manusia masuk ke ranah teologi ,  sejarah mencatat paling tidak ada 3 teori yang mengupas tentang kehendak bebas manusia  !

(1) AGUSTINUS : ( Kasih-Karunia )

 Agustinus ,Bapa Gereja segala abad , yang hidup pada abad ke IV - V Masehi , berpendapat bahwa setelah kejatuhan manusia ke dalam dosa , kehendak bebas manusia menjadi mati ! Awalnya , kepada manusia diberikan pilihan untuk taat atau tidak taat pada Allah menurut kehendaknya yang bebas. Tetapi manusia telah salah menggunakan kehendaknya yang bebas dengan memilih tidak taat kepada Allah , sehingga manusia jatuh ke dalam dosa dan benihnya pun benih dosa . Kehendak bebas yang pernah dipunyai  sudah dipergunakannya dengan salah , sehingga sekarang menjadi mati dan hilang , dan akibatnya manusia hanya tinggal menunggu bagaimana Allah akan bertindak kepadanya ; dengan kata lain nasib manusia tergantung dari kehendak Allah ! Demikian Agustinus ! 

Lebih lanjut Agustinus berpendapat bahwa sejak kejatuhannya dalam dosa , manusia tidak lagi mempunyai kemampuan untuk menyelamatkan dirinya ! Puji syukur Allah datang ke dalam dunia , untuk memberi keselamatan pada manusia . Allah hanya memberi tanpa menuntut , dan manusia hanya menerima dengan tangan kosong pemberian Allah itu dengan iman pada karya penyelamatan Kristus di kayu salib .

(2) PELAGIUS (Usaha Manusia )

Pelagius , seorang rahib , menentang ajaran Agustinus! Menurut Pelagius , rahmad Allah itu terletak pada pemberian kehendak bebas ! Kehendak bebas manusia tidak mati ketika manusia jatuh dalam dosa ! Dosa turunan pun tidak diakuinya ; karena menurut dia tabiat berdosa itu datang dari pengaruh ;lingkungan ,  Oleh karena itu , manusia dapat menyelamatkan dirinya melalui kehendak bebasnya ,dengan memilih apakah melakukan perbuatan baik ataukah tidak ? . Perbuatan baik yang lahir dari kehendak manusia itu sanggup menyelamatkan dirinya .  Demikian pandangan Pelagius .

Menurut saya pribadi , hal itu tidak perlu mengherankan kita , karena mungkin saja Agustinus dan Pelagius sudah pernah membaca ajaran Aesop dan Euripides , dengan hasil yang tidak sama . Agustinus bertahan pada Alkitab , sementara Pelagius terpengaruh oleh ajaran penyembah berhala itu . 

(3) SEMI PELAGIAN ( Kerja sama Allah dengan manusia )

Perselisihan antara Agustinus dengan Pelagius memuncak sehingga mengharu-birukan gereja saat itu . Akhirnya perselisihan kedua orang itu di bawa ke konsili gereja . Pertama di Chatargo , pada tahun 418 M , dimana hasil konsili menyatakan bahwa ajaran Pelagius adalah ajaran sesat ! Pelagius dipecat dan dibuang dari gereja . Kedua pada konsili gereja di Efesus pada tahun 431 M , ajaran Pelagius tetap dinyatakan sesat .

Namun, sekitar seratus tahun kemudian , timbul suatu jalan tengah yang bermaksud mendamaikan ajaran Agustinus dengan ajaran Pelagius . Ajaran ini dikenal dengan nama semi-pelagian ; karena menurut mereka kehendak bebas manusia tidak mati , tidak juga hidup ,melainkan sedang sakit ! Jadi dengan kehendak bebasnya yang sakit itu , manusia belum sanggup untuk menyelamatkan dirinya sendiri sehingga memerlukan bantuan rahmad Allah . Inilah yang terkenal dengan ajaran sinergismne ( kerja sama ) antara manusia dengan Allah . Do your part and God will doing His part ." ( Kerjakan bagianmu dan Allah akan mengerjakan bagianNya )

Tetapi kalau kita cermati , ajaran ini juga terpengaruh oleh ajaran filsuf penyembah berhala Aesop dan Euripides dan ajaran agama lain di luar Kekristenan !  Manusia mengerjakan bagiannya dan Allah mengerjakan bagianNya ; demikian menurut Aesop dan Euripides .



Masa humanisme:

Ajaran sinergisme akhirnya melanda gereja berabad-abad lamanya sehingga pada suatu ketika , tatkala Paus Leo X mengadakan penjualan surat penghapusan siksa dosa (indulgensia ) , Martin Luther , seorang professor teologi waktu itu , memprotesnya !  Pada tanggal 31 Oktober 1517 , Luther menempelkan 95 tesisnya pada pintu gereja Wittenberg , yang isinya memprotes keputusan Paus Leo X . Luther berpendapat bahwa keselamatan hanya dapat diperoleh dari karya penyelamatan Kristus di kayu salib dan sama sekali tidak melibatkan usaha manusia (human effort ) lewat apapun .


Akan tetapi seorang imam dan tokoh humanisme yang pandai , Erasmus menyerang Luther karena Luther mengajarkan bahwa sejak kejatuhan manusia dalam dosa , manusia tidak memiliki kehendak bebas lagi . Jadi manusia tidak sanggup untuk menyelamatkan dirinya , dan hanya oleh anugerah saja manusia memperoleh keselamatannya .  Erasmus membantah dengan tulisannya yang berjudul " Diatribe de Libero Artibrio " ( Uraian tentang kehendak bebas ) .Tetapi Luther membalasnya dengan tulisannya yang berjudul " De Servo  Artibrio " ( Kehendak yang Terikat ) .

Faktanya , Eropa terpecah menjadi dua , sebagian  mengikut Luther , sebagian ,mengikut Paus Leo X !  Perselisihan ini berlangsung lama tanpa dapat dipersatukan lagi , dan akhirnya pada tahun 1555 diadakanlah Perdamaian Agama di Ausburg , dimana Gereja terpecah menjadi dua denominasi yang besar , yakni Gereja Reformasi (Protestan ) dan Gereja Katolik Roma .  Namun , sebelum itu terjadi , Martin Luther sudah meninggal dunia pada tahun 1546 pada usia 62 tahun . Konsili Trente tahun 1563 juga tidak menghasilkan persatuan kembali Gereja Kristus , sehingga sejak saat itu secara definitip gereja terpecah menjadi dua .



Masa lahirnya Armenian dan setelahnya :

Bermula , pandangan Martin Luther tentang pembenaran oleh iman ,diteruskan oleh Yohanes Calvin yang lebih memperdalam pandangan Agustinus dan Luther ! Ia mengajarkan bahwa orang yang diselamatkan adalah adalah orang yang sedari zaman kekekalan telah ditentukan untuk diselamatkan !  Namun setelah Yohanes Calvin meninggal dunia , seorang professor teologi dari Belanda mulai menentang ajaran Calvin . Ia adalah Jakobus Arminius . Ia bersilang pendapat dengan Gomarrus , seorang pengikut Calvin .  Sebab Jakobus berpendapat bahwa dalam keselamatan manusia , manusia berperan di dalamnya lewat perbuatan-perbuatan baik .  Sampai Jakobus Arminius meninggal dunia , perselisihan ini tak terselesaikan . Dalam bukunya " Sejarah Gereja " , H. Berkhof menulis :

"Golongan Gomarrus yang memihak pandangan ini ( maksudnya : pandangan hanya oleh iman ) , merasa  bahwa ajaran Arminius sangat bengis  karena membawa manusia kepada putus asa . Bukankah dengan ajaran itu manusia yang berdosa  disuruh bersandar kepada usaha dan kerajinannya sendiri saja  untuk merebut keselamatan ? " ( H. Berkhof , Sejarah Gerejab hal. 210)

Akhirnya , pada sinode Gereja di Dordrecht pada tahun 1618 M , pandangan Jakobus Arminius yang cenderung pada ajaran Pelagius dan semi-pelagian  ( sekalipun tidak diakui ) dinyatakan sesat ! Sebab manusia tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri sehingga harus tergantung semata-mata hanya pada kasih-karunia Kristus saja !

Namun sejarah mencatat,  sekali pun ajaran Pelagius dinyatakan sesat , dan ajaran Jakobus Arminius juga dinyatakan sesat , pada kenyataannya banyak denominasi gereja yang mengadopsi ajaran mereka sampai pada hari ini . Tuhan mengerjakan bagianNya lewat salib Kristus , dan kita mengerjakan bagian kita lewat perbuatan-perbuatan baik  ; karena mungkin karya Salib Kristus belum selesai dan belum sempurna ? Sehingga perlu diselesaikan dan disempurnakan oleh manusia , berdasarkan kehendaknya yang bebas ?

Keadaan lebih runyam lagi ketika pada abad ke XVII M George Herbert menyatakan :" Help yourself and God will helps you ." ( Tolonglah dirimu sendiri , maka Allah akan menolong kamu ." ) . Di susul kemudian oleh Benyamin Franklin dengan ucapannya : " God helps those who help themselves ." ( Allah menolong orang yang menolong dirinya sendiri ) .

Perhatikan ! Bahwa pandangan George Herbert , Benyamin Franklin dan pandangan agama di luar Kekristenan , sama benar dengan pandangan filsuf Yunani yang hidup sebelum Masehi , yakni Aesop dan Euripides ! Karena Aesop dan Euripides hidup lebih dahulu , sudah jelas bahwa Herbert dan Franklin mengadopsi pandangan filsuf Yunani tersebut ! Pandangan ini sangat bertentangan dengan kasih-karunia dalam Alkitab , di mana manusia dipandang dari terang kasih Allah , bahwa manusia tidak sanggup menyelamatkan dirinya sehingga memerlukan belas-kasihan Allah dan harus ditolong !



Allah menolong orang yang menolong dirinya sendiri ?

Sekalipun banyak denominasi gereja yang mengadopsi pandangan ini ,namun bagi kita yang mengaku hidup di bawah kasih-karunia Kristus , baiklah kita mengujinya dari dalam Alkitab sendiri .  Sementara itu Dr. Erwin W Lutzer , dalam bukunya yang berjudul " Ten Lies About God " , mengatakan bahwa banyak contoh di Alkitab yang membuktikan bahwa Allah menolong orang yang tidak dapat menolong dirinya sendiri .  Sekarang marilah kita ambil beberapa contoh tersebut :

(1) Kisah Yosafat , Raja Yehuda :

2 Tawarikh 20 : 1 - 28 mengisahkan bagaimana Yerusalem dikepung oleh suatu laskar yang sangat besar , yang terdiri laskar bangsa Amon , Moab dan Meunim . Raja Yosafat tidak dapat berbuat apa-apa , dalam arti , tidak dapat menolong dirinya sendiri . Lalu ia memutuskan untuk menemui TUHAN ( 2 Tawarikh 20 : 3).  Ia mengaku tidak dapat menolong diri sendiri dan ia minta TUHAN bertindak . ( ayat 12 ) .  Lalu TUHAN berfirman kepada orang Yehuda :

"Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur .... " ( 2 Tawarikh 20 : 17 )
"..sebab bukan kamu yang akan berperang melainkan Allah ." ( 2 Tawarikh 20 : 15.b )

Singkat ceritera , Allah menolong mereka yang tidak mampu menolong diri sendiri , dengan membuat semua musuh Yehuda tewas dan tak seorangpun yang luput , di mana Yosafat dan tentaranya sama-sekali tidak bertempur , sebab yang bertempur adalah Allah sendiri ( ayat 24 ).

(2) Kisah Hizkia , Raja Yehuda :

2 Raja-Raja 19 : 1 - 35 mengisahkan tentang Hizkia , Raja Yehuda yang mengalami pengepungan oleh tentara Asyur di bawah pimpinan Raja Sanherib yang bermaksud menjatuhkan Yerusalem . Hizkia merasa tidak mampu menolong diri sendiri karena memang KemahaRajaan Asyur di zaman itu terkenal kedigdayaannya . Maka ia minta pertolongan TUHAN ( ayat 19 ) . Apakah Allah menolongnya ? Ya , Allah menolong orang yang tidak mampu menolong dirinya sendiri dengan menewaskan semua tentara musuh tanpa orang Yehuda turut berperang ( ayat 35 ).

"Maka pada malam itu keluarlah Malaikat TUHAN lalu dibunuhNyalah seratus delapan puluh ribu orang dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi pagi tampaklah semuanya bangkai orang-orang mati belaka ." ( 2 Raja -Raja 19 : 35 ) .

Kisah Hizkia di atas bukan dongeng ! Ini benar-benar kisah anak manusia yang tidak dapat menolong dirinya sendiri , lalu berseru kepada Allah meminta pertolongan dan Allah menolongnya !

(3) Kisah orang sakit kusta :

Markus 1 : 40 - 42 , mengisahkan tentang seorang yang berpenyakit kusta yang jelas tidak dapat menolong dirinya sendiri . Ia pun dijauhi sanak saudaranya  dan orang lain , karena penyakit kusta menjijikkan !  Waktu ia bertemu Tuhan Yesus ia berkata bahwa kalau Tuhan Yesus mau , Ia dapat menyembuhkannya ." ( ayat 40 ). Apakah Tuhan Yesus menolak menolong orang yang tidak dapat menolong dirinya sendiri ? Tidak !

"Maka tergeraklah hatiNya oleh belas-kasihan  lalu Ia mengulurkan tanganNya ,  menjamah orang itu dan berkata kepadanya ;" Aku mau , jadilah engkau tahir ." Seketika itu juga  lenyaplah sakit kusta orang itu dan ia menjadi tahir ." ( Markus 1 : 41 - 42 )

Luar biasa ! Orang sakit kusta itu tidak pernah dijamah siapapun karena menjijikkan ! Tetapi Yesus menjamahnya dan menolongnya dan menyembuhkannya ! Bukankah ini bukti bahwa Allah menolong orang yang tidak sanggup menolong dirinya sendiri ?

(4) Kisah orang lumpuh di kolam Siloam :

Yohanes 5 : 1 - 9 mengisahkan seorang yang lumpuh di kolam Siloam (Betesda ) sudah 38 tahun lamanya! Setiap kali kolam itu bergolak , ia tidak dapat menolong dirinya sendiri untuk lebih dahulu masuk ke dalam kolam itu . Jadi ia tetap tinggal sakit ! Sampai ia bertemu Tuhan Yesus ! Kemudian Yesus menyembuhkan orang lumpuh tersebut .

"Kata Yesus kepadanya ;" Bangunlah , angkat tilammu dan berjalanlah ." Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu mengangkat tilamnya dan berjalan ." ( Yohanes 5 : 8 - 9 )

Bukankah ini bukti bahwa Allah menolong orang yang tidak mampu menolong diri sendiri ? Bukankah justru ketika manusia tidak mampu untuk menolong dirinya sendiri , hanya ada satu jalan bagi mereka yang percaya , yaitu ada Allah yang sanggup menolong ?

(5) Keselamatan kita hanya oleh kasih-karunia :

Perjanjian Baru berisi Kabar Baik , yakni kabar keselamatan bagi orang berdosa ! Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan kita , justru ketika kita masih berdosa dan tidak mampu menyelamatkan diri sendiri . ( band. Matius 1 : 21 ) . Kita semua adalah orang yang terhilang dan tidak dapat menolong diri sendiri , dan TUHAN datang mencari kita supaya tidak terhilang lagi .

"Sebab Aku telah turun dari surga bukan untuk melakukan kehendakKu , melainkan melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku . Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku , yaitu supaya dari semua orang yang telah diberikanNya kepadaKu , jangan ada yang hilang , tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman ." ( Yohanes 6 : 38 - 39 )

Kita semua pada dasarnya terhilang ! Dan tidak dapat menolong diri sendiri dari keterhilangan itu ! Dan Yesus datang menolong kita , supaya kita tidak terhilang , tanpa bantuan kita !. Bukankah ini bukti bahwa Allah menolong orang yang tidak sanggup menolong dirinya sendiri ?

Terlalu banyak contoh di Alkitab tentang Allah menolong orang yang tidak dapat menolong dirinya sendiri , sehingga dengan bukti-bukti Alkitabiah ini , gugurlah pandangan "Allah menolong orang yang menolong dirinya sendiri ,"



Konklusi :

Dari contoh-contoh di atas , yang merupakan kejadian konkrit , bukan dongeng , bukan juga kata-kata hikmat , melainkan kejadian nyata di muka bumi terhadap seorang anak manusia , nyata bahwa pandangan Aesop , Euripides , Pelagius , semi-pelagian , Erasmus , Arminius , George Herbert , Benyamin Franklin dan pandangan sinergisme , serta pandangan agama lain tidak cocok dengan Alkitab !  Mereka berkata bahwa "Allah menolong orang yang menolong dirinya sendiri ." , sementara bukti-bukti Alkitab memperlihatkan bahwa Allah menolong orang yang tidak dapat menolong diri sendiri !

Kita cepat tergoda pada pikiran manusia kita ! Misalnya kita hanya mau menolong orang yang menunjukkan sikap positip bahwa ia mau menolong dirinya sendiri ! Kalau mau berusaha , cobalah dulu dengan modal yang ada , baru nanti aku akan membantumu dengan menambah modal ! Pikiran manusia seperti ini sering kita manifestasikan kepada Allah seakan-akan Allah itu juga manusia ! 

Ada seorang Kristen yang divonis dokter harus mati dalam beberapa minggu ke depan karena komplikasi beberapa penyakit pada tubuhnya . Sekarang , dapatkah ia menolong dirinya sendiri ? Dengan apa ? Bukankah dia tinggal menunggu jam kematiannya saja ? Maukah Allah menolong orang yang tidak mampu menolong dirinya sendiri ini ? Orang itu berdoa dengan dibantu oleh para hamba Tuhan dari gereja tempat ia berjemaat ! Apa yang terjadi ? Seluruh penyakitnya hilang ! Allah telah menolong dia yang tidak mampu menolong diri sendiri . !

Terlepas dari semua teori manusia itu , fakta tidak dapat dibantah bahwa begitu banyak contoh di Alkitab bahwa Allah menolong orang yang tidak bisa menolong dirinya sendiri ! Jika misalnya , Allah hanya mau menolong orang yang menolong dirinya sendiri , sesungguhnya kita semua adalah orang yang terhilang ! Kenapa ? Karena memang kita tidak dapat menolong diri sendiri , lebih-lebih dalam hal keselamatan kekal ! Itu masalahnya .  

Pandangan bahwa " God helps those who help themselves " ( Allah menolong orang yang menolong dirinya sendiri .) dalam banyak hal justru melemahkan iman orang percaya dan merupakan musuh dari kasih-karunia !  Begitu ia tidak dapat menolong dirinya sendiri maka ia berhenti berdoa ! Haruskah begitu ? Tidak ! Justru ketika kita tidak mampu menolong diri sendiri , ada tangan Tuhan yang berkuasa mutlak menolong kita tanpa bantuan kita ! Tuhan Yesus memberkati kita . Salam selalu dari laut ! ( Capt. Yordan EP Sihombing SH.M.Ap.M.Mar )

Selasa, 28 April 2015

TUJUH PENYESATAN UTAMA TENTANG YESUS KRISTUS

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI


Mengapa penyesatan harus terjadi ?

Kisah tentang Yesus Kristus tidak habis-habisnya menjadi bahan pembicaraan orang di seluruh dunia , baik melalui media cetak maupun melalui media elektronik ! Tidak ada buku yang ditulis manusia sebanyak buku mengenai Yesus Kristus , banyak yang dibuat  dengan maksud yang baik dan tidak kurang juga yang dibuat dengan maksud yang buruk !  Demikian pula tidak ada kitab yang paling banyak dibaca orang di seluruh dunia , selain Alkitab , baik dengan maksud yang terpuji maupun dengan maksud yang tidak terpuji !  Entah mengapa , kisah mengenai Yesus Kristus ini tidak kunjung habis menjadi bahan ceritera manusia  dari tahun ke tahun , dari abad ke abad , dan sampai sekarang sudah hampir 2000 tahun . Belum lagi dengan film-film yang diproduksi oleh para produsen film , ada yang menampilkan Yesus sebagaimana fakta sejarah tetapi tidak kurang pula yang melecehkanNya  secara vulgar . Misalnya film "Jesus Christ Super Star (1973) " , The Last Temptation of Christ (1988) " dan "The Da Vinci Code (2006)" .

Tidak kunjung bosan manusia mencari-cari sisi buruk Kristus atau mencari-cari kesalahan Injil yang menceritakan hal mengenai Yesus , baik melalui tulisan maupun film-film layar lebar !  Tidak ada orang yang sepanjang sejarah manusia dalam abad-abad Masehi ini  terus menerus diceritakan  dengan berbagai bagai versi , termasuk versi penyesatan , selain Yesus  ! Mengapa penyesatan itu harus terjadi ?  Jawabannya ada pada ucapan Yesus sendiri , kira-kira 2000 tahun yang lalu , berikut di bawah ini :

" Yesus berkata kepada murid-muridNya :" Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan , tetapi celakalah orang yang mengadakannya ." ( Lukas 17 : 1 Terjemahan LAI 1987 ) 

"Eipe de proV touV  maqhtaVx  Adunaton einai na mh  elqwsi ta skandalax plhn ouai eiV ekeinon, dia tou opoiou ercontai ." ( Lukas 17 : 1 Greek Modern Text ) 

Teks bahasa sumber Yunani menuliskan kata " skandala "  yang berasal dari kata " skandalizo " yang mengandung makna " hal yang menyebabkan orang tersesat " !  Dengan demikian , bahwa harus terjadi penyesatan ! Tidak bisa tidak , penyesatan harus terjadi ! Sebab yang mengucapkan adalah Tuhan Yesus sendiri , di mana ucapanNya ini bersifat nubuatan , artinya harus terjadi di kemudian hari ! 

Oleh karena itu , jika kemudian kita mendengar atau membaca atau melihat model-model penyesatan mengenai Yesus Kristus , sesungguhnya bagi kita , orang-orang Kristiani , tidak perlu heran dan terkejut , karena hampir 2000 tahun yang lalu , Dia telah mengatakannya .  Mungkin pada waktu itu , para muridNya belum mengerti apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus ! Tetapi di kemudian hari , sejak kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati , mereka baru mengerti bahkan mengalami sendiri , betapa Dewan Sanhedrin , Dewan Agama Yahudi , menyebarkan berita bahwa mayat Yesus dicuri oleh murid-muridNya . Inilah penyesatan tentang Yesus Kristus yang pertama terjadi di bawah kolong langit ini . ( Matius 28 : 11 - 15 ).

Begitu cepatnya penyesatan lahir , justru ketika Yesus baru saja bangkit dari antara orang mati ! Hal itu tidak perlu mengherankan kita , sebab sudah pasti iblis tidak akan tinggal diam . Dalam kurun waktu hampir 2000 tahun penyesatan demi penyesatan terjadi ! Sudah barang tentu tujuan dari penyesatan penyesatan tersebut adalah untuk merontokkan Kekristenan yang memang sudah dimulai dari zaman kekaisaran Romawi dahulu kala . Akan tetapi  Kekristenan tidak mungkin akan rontok bahkan bertambah subur  , sebab Tuhan Yesus sendiri yang mengatakannya , dahulu , sebelum Dia melaksanakan karya penyelamatanNya di kayu salib ,

"Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah .  Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada  di bumi . Tetapi apabila ditaburkan benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain .... " ( Markus 4 : 31 - 32  Terjemahan LAI 2002 ) 

Teks di atas membuktikan bahwa apapun yang dilakukan untuk merontokkan Kekristenan tidak akan pernah berhasil , karena Tuhan Yesus sudah menjanjikan bahwa , sekali pun pada waktu itu Kekristenan sangat kecil jumlahnya dibandingkan dengan ajaran kepercayaan yang sudah ada pada waktu itu , dengan berjalannya waktu , Kekristenan akan tumbuh dan tumbuh dan akhirnya  menjadi lebih besar dari segala "sayuran" yang lain .  Hal itu sudah terbukti dengan penggenapannya sekarang ini !


 Namun , sebelum iblis dibelenggu , selama itu pula ia tetap bersemangat menyebarkan kebohongan kebohongan yang menyesatkan . Apakah saja model-model penyesatan tersebut ? Di bawah ini akan diulas secara singkat tujuh penyesatan yang paling utama yang dialami oleh dunia Kekristenan mengenai Yesus Kristus . Mengingat sempitnya tempat untuk menulis , ulasan demi ulasan dibatasi .


Tujuh penyesatan utama tentang Yesus Kristus :


(1) Yesus tidak pernah ada  : Dalam upaya meruntuhkan iman Kristiani , iblis melalui agen-agennya , terutama orang-orang atheis , menyebarkan berita dalam bentuk tulisan maupun lisan , bahwa yang namaNya Yesus itu tidak pernah ada di dalam sejarah ! Jadi dengan kebencian yang amat sangat kelompok ini menegaskan bahwa tokoh Yesus itu adalah fiktif , yang hanya dikarang-karang oleh jemaat Kristen awal tempo dulu .  Banyak tulisan dari orang-orang yang dalam kapasitas pakar , yang secara berapi-api mengatakan bahwa kisah tentang Yesus itu tidak historis .

Di antara orang-orang yang skeptis adalah Ketua Atheis USA  ,  Ellen Jhonson yang mengatakan bahwa Yesus adalah khayalan orang-orang Kristen awal dan hanya mitos seperti mitos-mitos Yunani dan Romawi yang lain ! Jadi yang namaNya Yesus itu tidak pernah ada , cuma diada-adakan saja . Tidak kalah hebat lagi adalah penganut atheis Bertrand Russel ; yang dalam bukunya "  Why I am not Christian ? " mengatakan bahwa keberadaan Yesus sebagai manusia nyata meragukan karena kurangnya bukti historis ! .

Kita tidak boleh terkecoh oleh bualan mereka , sebab bukti bahwa Yesus itu nyata pernah ada di muka bumi , justru datang dari pihak non-Kristiani , di antaranya adalah  Talmud Yahudi dan tulisan sejarahwan abad pertama Josephus Flavius . Bagian Talmud Yahudi bahkan menyebutkan bahwa Yesus adalah "ben pandera " artinya anak-haram dari wanita pezinah ! Bahkan di Indonesia , bukti keberadaannya di tulis dalam Sejarah Dunia yang dipelajari oleh anak-anak di SMA . Bagaimana mungkin dikatakan bahwa  bukti historisnya kurang ? Ya maklumlah , mereka adalah orang atheis ( anti Tuhan )

Bukti keberadaan Kristus di muka bumi ini berkaitan langsung dengan pelayananNya , kematian dan kebangkitanNya ! Jika Ia tidak pernah ada , maka sudah barang tentu pelayananNya pun tidak pernah ada , serta kematian dan kebangkitanNya pun cuma dongeng belaka . Dan Kekristenan ternyata adalah suatu agama yang diletakkan di atas dasar penipuan ! Apakah demikian ? Tidak ! Mari lanjutkan membacanya .

(2) Yesus bukan TUHAN  :  Kelompok ini percaya bahwa Yesus benar-benar pernah ada secara nyata di muka bumi , tetapi Dia sama sekali bukan Tuhan dan bahwa Dia hanya manusia biasa , seorang petani Yahudi saja . Pernyataan seperti ini datang dari Marcus Borg , seorang teolog liberal, pada simposium "Jesus at 2000 " yang diprakarsainya pada tahun 1996.  Bermula pandangan seperti ini lahir dari Arius , seorang presbiter di Alexandria abad ke IV Masehi .  Ia mengatakan bahwa Yesus benar-benar manusia dan bukan Tuhan dan bukan pula setengah Tuhan ! ( H. Berkhof , Sejarah Gereja ) .

Tetapi pada konsili Nicea 325 M , ajaran Arius dinyatakan sesat oleh gereja dan Arius dibuang ! Namun ajarannya itu berkembang menjadi liar , sehingga dewasa ini terdapat kelompok yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan , antara lain adalah kelompok theosofi  , watch tower (Saksi Yehovah)  , unitarian ( Kristen Tauhid ) , modern theology , Christian Science , spiritualisme , dan . New Age Movement (Gerakan Zaman Baru ) . Pada zaman sebelum Konsili Nicea , Yudaisme (agama Yahudi) juga tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias !

Kita tidak perlu menanggapi bualan mereka , sebab hal-ihwal mengenai Yesus adalah Tuhan hanya dapat dibuktikan dari Alkitab dan tidak dapat dibuktikan dari sejarah karena menyangkut hal yang adikodrati ! Seluruh umat Kristiani sejati mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan yang masuk ke dalam sejarah manusia dan dapat dirasakan kehadiranNya dalam sejarah gereja dari abad ke abad !

(3) Yesus tidak pernah mati di kayu salib  :  Ini pun kelompok yang percaya bahwa Yesus itu pernah ada di muka bumi ! Namun menurut mereka Yesus tidak pernah mati di kayu salib . Teori venturini mengatakan bahwa Ia hanya pingsan , dan kemudian dirawat . Setelah sembuh, ia  melarikan diri ke India dan hidup berkeluarga sampai meninggal dunia di sana . Teori pelenyapan deus ex machina , mengatakan bahwa Yesus dibuat menghilang , lalu orang yang menyerupai Dia yang disalib .  Semua teori buatan manusia itu gugur berantakan tanpa bukti sejarah !

Bahkan bukti-bukti di luar Alkitab bertebaran , bahwa memang betul Yesus mati di kayu salib ! Kita tidak dapat mengabaikan tulisan para sejahrawan abad ke I dan II Masehi , antara lain Josephus Flavius , Tacitus , Mara Bar Serapion , Lucian dari Samosata , Tallus  dan lain lain . Bahkan Talmud Yahudi " Talmud Babylonian : juga menyebutkan kematian Yesus di kayu salib . Kita juga tidak dapat mengabaikan penemuan arkeologi , di antaranya penemuan Inkripsi  Pilatus  " Pilate Inscription" yang menyatakan bahwa Yesus dihukum mati di kayu salib ! Bahkan James Tabor , pengarang buku Jesus Dynasti  yang anti kebangkitan Kristus , mengakui bahwa Yesus mati di kayu salib .

Jadi segala bualan mereka yang mengatakan bahwa Yesus tidak pernah mati di kayu salib ,  patah berantakan berhadapan dengan bukti historis dan arkeologis ! Ada banyak bukti di luar Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus di hukum mati di kayu salib oleh prokurator Pntius Pilatus di zaman pemerintahan Kaisar Romawi , Tiberius , penerus Octavianus Augustus .

(4) Yesus tidak pernah bangkit dari antara orang mati :   Kelompok ini juga mempercayai Yesus memang seorang tokoh dalam sejarah manusia . Namun mereka menyebarkan kebohongan tentang kebangkitan Kristus dengan berbagai teori , mulai dari teori mayat Yesus dicuri oleh murid-muridNya , mayat Yesus dipindahkan oleh para lawanNya , teori halusinasi yang berpendapat bahwa para pengikut hanya berhalusinasi dan teori mitos yang mengatakan bahwa kisah kebangkitan Yesus hanya menjiplak mitos dewa-dewa Yunani dan Romawi .

Tetapi semua teori mereka gugur tak berbentuk lagi ketika berhadapan dengan kekuatan "hukum bukti " , baik yang dari luar Alkitab maupun yang dari dalam Alkitab !  Karenanya , kita tidak perlu memikirkannya , sebab kalau kita ingat perkataan Tuhan Yesus tentang harus adanya penyesatan , hal itu tidak perlu membuat kita heran . Lagi pula tulisan sejahrawan abad pertama Masehi , Josephus Flavius juga mencatat tentang kebangkitan Kristus .  Sementara itu Sir  Leonel Luckhoo seorang pakar hukum-bukti yang paling terkenal mengatakan :

"Bukti kebangkitan Yesus Kristus begitu banyak dan kuat sehingga harus diterima tanpa ada keraguan sama sekali ."  ( Sir Leonel Luckhoo ) 

Sementara itu ,mengenai hukum bukti yang menguatkan kebangkitan Kristus sebagai suatu fakta sejarah , Henry Morris mendefinisikan sebagai berikut :


" Hukum bukti yang terkenal berkata bahwa kesaksian dari beberapa saksi mata yang berbeda, masing-masing melaporkan dari sudut pandang mereka secara khusus, memberikan bukti yang paling kuat apabila kesaksian itu memuat kontradiksi yang dangkal yang menyelesaikan kontradiksi itu melalui penyelidikan seksama dan secara ketat . "

Itulah situasi sebenarnya dengan berbagai saksi kebangkitan Kristus ! Dalam hal ini , Profesor Simon Greenleaf , pendiri Sekolah Hukum Harvard , sependapat bahwa kebangkitan Kristus itu nyata melalui bukti hukum , yang melibatkan murid-murid dan pengikut Yesus sebagai saksi mata !

(5) Yesus tidak pernah bermujizat :   Kelompok ini pun percaya bahwa Yesus pernah ada di dunia .namun mereka skeptis terhadap mujizat yang dilakukanNya . Pandangan ini datang justru dari kelompok theolog liberal yang dimulai dari abad ke XIX M dengan teori historis kritis .  Semua yang bernuansa supranatural tidak mereka percayai ! Jadi mereka ingin membuat Alkitab menurut pikiran mereka yang rasional !  Dengan perkataan lain , Alkitab harus tunduk pada mereka dan bukan mereka yang tunduk pada Alkitab . Yang terkenal adalah Rudolf Bultman , teolog Jerman pada pertengahan Abad ke XX  , dengan demitologisasi-nya , yang benar-benar menolak apapun yang bernuansa adikodrati ! Kemudian menyusul Profesor Robert Funk dan Dominican Crossan  dalam "Jesus Seminar" yang sempat menggemparkan Amerika Serikat pada penghujung abad ke XX yang lalu .

Tetapi tulisan-tulisan kuno justru berkata lain ! Tulisan Celsus yang anti Kristen justru mengakui bahwa Yesus melakukan mujizat . , walaupun ia mengatakan bahwa mujizatNya itu datang dari sihir yang dipelajariNya di Mesir . Ada lagi yang mengatakan bahwa Ia belajar sihir ke India , sehingga bisa bermujizat . Tetapi saudara lihat , subtansi dari mujizat yang dilakukan Yesus diakuinya ! Belum lagi tulisan kuno, yang ditulis di atas papirus dengan bahasa Koptik ,  yang berisi mantra-mantra penyembuhan , yang selalu mengkaitkan nama Yesus ! Tulisan tulisan kuno tersebut tidak dapat diabaikan begitu saja, bahwa memang benar Yesus melakukan banyak mujizat !

Dalam perkembangannya, sekarang ini teori historis kritis tidak lagi diakui ! Karena para pakar hukum alam mengatakan bahwa suatu pengecualian bisa terjadi pada hukum alam yang tidak dapat diketahui bagaimana terjadinya ; itulah mungkin yang disebut mujizat . Dengan perkataan lain , pada zaman modern ini , justru para pakar hukum alam mempercayai bahwa mujizat itu ada !


(6) Yesus mati bukan menebus dosa manusia :  Kelompok ini juga percaya bahwa Yesus pernah hidup di muka bumi . Hanya mereka tidak percaya bahwa kematian Yesus sebagai penebus dosa manusia .Pandangan ini datang dari kelompok yang skeptis pada karya penyelamatan Kristus di kayu salib . Mereka menggunakan teori X dan Y; di mana di katakan bahwa tidak mungkin dosa manusia Y di tebus oleh kematian manusia X .  Setiap manusia , menanggung dosanya masing-masing dan tidak bisa diwakilkan kepada manusia lain .  Sangat janggal kalau dosa manusia Y harus ditimpakan kepada manusia X . Ini tidak logis !

Pendapat mereka itu benar, jika X dan Y adalah sama-sama manusia biasa ! Akan tetapi , yang tergantung di kayu salib itu bukan manusia biasa ; melainkan Dia adalah Tuhan itu sendiri ! Manusia mana yang bisa memprotes Tuhan jika Dia menggunakan caraNya sendiri untuk menebus dosa manusia ? Jikalau Yesus bukan Tuhan , memang masuk akal kalau Dia tidak mungkin menebus dosa orang lain . Namun Dia adalah TUHAN itu sendiri , yang dengan caraNya menebus kita dari kematian kekal .

Jadi teori X dan Y ini berangkat dari ketidak-percayaan bahwa Yesus adalah Tuhan ! Jadi kalau orang berangkat dari ketidak-percayaan bahwa Yesus adalah Tuhan , maka bagi mereka mujizat Yesus pun tidak diakui ! PenebusanNya di kayu salib juga tidak akan diakui . KebangkitanNya pun pasti tidak akan diterima.. Sebab teori X dan Y menempatkan si X yang manusia dan si Y juga manusia !

(7) Trinitas itu kebohongan :   Kelompok ini pun mengakui keberadaan Yesus di dunia ! Tetapi mereka menyatakan bahwa dogma Trinitas mengenai Kesatuan Yang Tiga , Bapa , Anak dan Roh Kudus , adalah buatan orang Kristen sendiri melalui Konsili Nicea 325 M tanpa dasar Alkitab ! Penentangan terhadap Trinitas inilah yang melahirkan ajaran bias bahwa Yesus bukan Tuhan ! Yang dianggap sebagai Tuhan hanyalah Bapa saja ! Roh Kudus pun bukan Tuhan ! Jadi konsep "KetigaNya yang Esa " itu hanya buatan Gereja belaka . Itulah tuduhan mereka !

Tetapi kalau kita cermati Alkitab dalam bahasa asli Ibrani , nyata bahwa Trinitas itu Alkitabiah ! Kata Ibrani "elohim" pada Kejadian 1 : 1 menyiratkan Trinitas , sebab kata itu adalah kata Ibrani plural yang bersifat singular . Lagi pula Bapa Bapa Gereja zaman dahulu tidak mungkin salah menafsir sehingga mendapatkan dogma yang sesat ! Perhatikan teks Alkitab di bawah ini :

"Berfirmanlah Allah :" Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita .... " ( Kejadian 1 : 26 Terjemahan LAI 1987 )

Perhatikan frasa kata "Kita" dalam teks di atas ! Jadi tidak perlu menunggu Konsili Nicea untuk merumuskan Trinitas ! Kata "Kita" sudah menunjukkan arti plural yang bersifat singular dari pengertian Trinitas !  Konsili Nicea bukan melahirkan Trinitas , sebab sebelum konsili itu digelar , semua Bapa Gereja sudah memilki iman pada Bapa , Anak dan Roh Kudus sebagai TUHAN Yang Esa sesuai dengan ajaran para rasul di abad pertama Masehi dan sesuai pula dengan Alkitab ! Konsili Nicea hanya mengesahkannya saja , akibat perlawanan Arius yang sesat !

Pertanyaan yang jujur adalah mengapa timbul Konsili Nicea ? Kenyataannya Konsili Nicea bukan akan membicarakan masalah Trinitas ! Konsili itu digelar karena Arius , mengajarkan bahwa Yesus bukan Tuhan ! Jadi digelarlah Konsili itu untuk mengesahkan pemahaman Trinitas yang sudah terlebih ada di dalam gereja Kristen , dan memecat serta membuang Arius dari Gereja . 


Bagaimana mengantisipasi penyesatan itu ?

Iman Kristiani bukanlah iman yang buta ! Saudara harus menanamkan dalam hati bahwa Kekristenan lahir setelah Yudaisme ! Sekalipun orang Yahudi  memiliki Alkitab Perjanjian Lama , namun mereka yang non-Kristiani , tidak pernah memiliki iman pada Kristus Yesus !  Iman kita adalah iman yang berdasarkan pada fakta ! Itu harus kita ingat terus ! Berdasarkan pada fakta sejarah ! Bukan iman pada sesuatu di angan-angan dan tidak jelas . Mengapa ? Karena TUHAN yang kita percaya dalam Perjanjian Lama telah masuk dalam sejarah manusia , menjadi manusia Yesus yang nyata ada di muka bumi waktu itu !

Bahwa saya percaya Yesus pernah mati tersalib di bukit Calvary , bukan iman yang buta ! Saya percaya hal itu , karena hal Yesus mati di kayu salib itu adalah fakta sejarah , dalam arti benar-benar terjadi di muka bumi pada tahun 30 M di zaman pemerintahan Kaisar Romawi , Tiberius , sewaktu prokurator tanah Yudea adalah Pontius Pilatus ."  

Menurut teori iman dari semua kepercayaan , iman adalah suatu dalil tanpa bukti ! Contohnya , orang Zoroastrian percaya pada sesembahan mereka yang bernama Azura Mazda ! Mereka memiliki iman pada Azura Mazda , meskipun Azura Mazda itu tidak pernah ada di muka bumi , dalam arti tidak menyejarah , tidak historis !  Teori iman seperti itu bermasalah dengan Kekristenan ; sebab iman Kristiani bukan seperti itu . Iman Kristiani adalah iman yang berdasarkan fakta sejarah . Jadi , di dalam Kekristenan , iman dan fakta segaris , menjadi satu !


" Saya percaya pada kebangkitan Yesus dari antara orang mati , dan iman saya ini pun bukan iman yang buta . Saya percaya akan kebangkitan Kristus , sebab kebangkitanNya itu bukan dongeng, bukan legenda dan bukan mitos ; tetapi benar-benar fakta sejarah ! Yesus bangkit dari antara orang mati  , sesuai hukum bukti tidak perlu diragukan lagi . Itulah yang saya imani . Iman dan fakta sejalan ! "

Demikianlah cara kita dalam mengantisipasi datangnya penyesatan ! Apa yang kita percayai dengan iman kita bukanlah sesuatu yang terjadi di negeri antah-berantah , melainkan secara riil terjadi di muka bumi ini , masuk dalam sejarah manusia sebagai suatu kejadian yang nyata ! Sudah merupakan tugas para penyampai firman dalam memberikan wawasan pada jemaatnya untuk membuat mereka mengerti bahwa kisah tentang Yesus itu bukan dongeng , bukan mitos dan bukan berada di angan-angan , melainkan betul-betul suatu peristiwa yang terjadi di bawah kolong-langit ini !

Mengapa saya berkata begitu ? Sebab saya punya pengalaman ! Ketika saya bertanya kepada seluruh jemaat yang berada dalam ruangan gereja :" Dari mana saudara percaya bahwa Yesus mati tersalib di kayu salib ? Dari mana saudaraku ?"  Tidak ada yang menjawab , ketika kemudian satu dua orang mengacungkan tangan sambil menjawab :" Katanya begitu di Alkitab ! " Lihat saudara ! Dia mengatakan :" Katanya begitu ! Jadi rata-rata iman mereka belum menyatu dengan fakta , karena mereka belum tahu bahwa kejadian penyaliban itu fakta , bukan katanya !

Saya bertanya lagi :" Dari mana saudara percaya bahwa Yesus benar-benar bangkit dari antara orang mati?"Lagi-lagi mereka menjawab :" Katanya Alkitab begitu ! " Jawaban seperti ini terlalu lemah , karena jika jemaat tidak diberi informasi mengenai fakta sejarahnya , pada waktu penyesatan datang , mereka mudah tumbang ! Harus diinformasikan bahwa iman Kristiani adalah iman yang berdasarkan fakta !


Konklusi :

Kita harus waspada dan selalu siap sedia seperti lima gadis yang menjemput mempelai pria dengan pelita dan minyak yang cukup ! ( Matius 25  : 1 - 4 ) . Pada akhir zaman di mana kita hidup sekarang ini , penyesatan makin menjadi-jadi , bahkan masuk menyusup ke dalam tubuh gereja tanpa kita sadari ! Oleh karena itu , haruslah selalu kita ingat bahwa semua penyesatan tentang Yesus Kristus hanyalah buatan iblis melalui manusia-manusia yang mau diperalatnya .

"Sebagaimana dahulu nabi-nabi palsu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru  palsu . Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan demikian segera mendatangkan  kebinasaan atas diri mereka ." ( 2 Petrus 2 : 1 ) 

Dalam mengulas teks Alkitab di atas , Dr. R.L Hymers .Jr  mengatakan :"  Ini adalah seseorang yang mengingkari pribadi Yesus Kristus dan mengingkari bahwa Ia telah mati di  kayu salib untuk dosa-dosa kita dan bahwa Ia telah membeli kita dengan darahNya sendiri yang mahal ! Ini bukanlah doktrin Kristen yang sepele  ! Ini adalah inti-sari Kristiani !  Orang yang mengingkari pribadi Yesus dan pekerjaanNya dalam definisi Alkitabiah , bukanlah orang Kristen sama sekali ! Ia adalah anti Kristen ! Ia penentang Injil !  Ia adalah orang bidat , yaitu orang yang belum diselamatkan ."


Bagi saya pribadi dan bagi saudara juga , kematian dan kebangkitan adalah inti-sari Kekristenan , yang dalam bahasa saya " Inti Pesan Kristiani " ! Itu adalah suatu fakta historis yang saya imani ! Tanpa fakta itu , yang namanya Kekristenan tidak akan pernah ada ! ( 1 Korintus 15 : 14 - 17 )  Jadi di sini kita dapat melihat bahwa Kekristenan tidak lahir dari budaya manusia , bukan juga dari filsafat manusia , melainkan dari fakta sejarah tentang Yesus yang mati dan bangkit ! Sepanjang pemahaman seperti ini kita pegang teguh , penyesatan tidak akan punya kekuatan untuk menyerang kita .
Tuhan Yesus memberkati kita ! Salam selalu dari laut ! ( Capt. Yordan E.P.Sihombing SH.M.Ap )










Selasa, 21 April 2015

APAKAH ORANG KRISTEN PERLU MINTA PENGAMPUNAN DOSA ?

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI


Perihal dosa :

Ketika manusia tidak taat kepada firman Tuhan  dengan melanggar ketentuanNya serta memakan buah pengetahuan baik dan jahat , seketika itu pula manusia berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah !  Manusia jatuh ke dalam kutuk dosa , yaitu maut ! ( Kejadian 2 : 16 - 17 band. Roma 6 : 23  ) . Manusia berusaha untuk menutupi dosanya dengan usaha sendiri tetapi gagal ( Kejadian 3 : 7 ) . Satu-satunya jalan untuk menutupi dosa manusia adalah karya Tuhan sendiri ; di mana Tuhan membuat pakaian dari kulit binatang bahkan memakaikannya pada manusia itu untuk menutupi dosanya ( Kejadian 3 : 21 ) . 

Kisah di atas adalah gambaran bahwa manusia telah berdosa karena melanggar firman Tuhan ! Di situ pula digambarkan bahwa usaha manusia untuk menutupi dosanya , tidak akan berhasil . Gambaran darah Kristus ada di situ , yaitu ketika harus ada darah yang ditumpahkan , dan kulit hewan itu dibuat pakaian oleh Tuhan dan dikenakannya pada manusia . Lihat ! Manusia pasif saja ! Ia hanya menerima apa yang dikerjakan Tuhan baginya , untuk menutupi dosanya .  

Demikian  juga sekarang !  Harus  ditanamkan  bahwa  Kekristenan   adalah   "menerima saja apa yang dikerjakan oleh Tuhan di kayu salib ." ! Tidak lebih dan tidak kurang dari itu ! Sebab segala usaha kita sebagai manusia untuk menyelamatkan diri sendiri sudah pasti gagal ! Apa penyebabnya ? Dosa !  Apakah dosa itu ?

" Setiap orang yang berbuat dosa , melanggar juga firman Allah , sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah ." ( 1 Yohanes 3 : 4 terjemahan LAI 2002 )

Jadi jelas bahwa dosa adalah setiap pelanggaran terhadap firman Allah yang diatur dalam hukum-hukumnya . Berapa banyakkah hukum Allah itu ?  Di dalam Perjanjian Lama saja tidak kurang terdapat 613 mitsvot (aturan hukum) dan belum yang terdapat pada Perjanjian Baru sebagai inovasi hukum dari Tuhan Yesus . 
Saudara melanggar salah satu saja dari hukum itu , saudara menjadi pelanggar hukum secara keseluruhan dan harus dihukum ! ( Yakobus 2 : 10 ) . 

Apakah pada masa Perjanjian Lama , manusia mampu melaksanakan seluruh hukum itu secara lengkap ? Tidak ! Sejarah membuktikan bahwa manusia tidak sanggup untuk tidak berdosa ! Jangan lupa , Roh Kudus pun sudah ada pada zaman itu ! ( Kejadian 1 : 2 ) .Tetap saja , manusia terbatas untuk dapat melakukan segala aturan hukum yang sangat banyak itu .  Kita memang dapat tidak melanggar hukum negara selama hidup kita , sebab hukum negara hanya mencakup yang terlihat saja secara jasmani ! Tetapi hukum Tuhan mencakup hal-hal yang tidak terlihat , seperti misalnya dosa pikiran, dosa angan-angan , dosa keinginan , dosa hati , dosa bathin dan sebagainya yang bukan terlihat seperti sikap atau gerak jasmani .

Apakah bukti bahwa pada Perjanjian Lama manusia tidak sanggup untuk tidak berdosa ? Perhatikan korban pagi dan korban petang pada Bilangan 28 : 1 - 8 ; perhatikan pula korban keselamatan , korban penebus salah dan korban penebus dosa pada Imamat pasal 3 sampai dengan pasal 5 .  Cermati juga Hari raya Pendamaian yang dilakukan setiap tahun pada Imamat 16 :  1  - 34 . Semua itu membuktikan bahwa manusia tidak mampu untuk tidak berdosa ; dalam arti ada saja yang salah !


Bagaimana dengan sekarang ?

Banyak orang Kristen yang ternyata tidak memerlukan Tuhan Yesus lagi ! Dia berkata bahwa dia bisa tidak berdosa dan tidak melanggar firman Allah ! Orang seperti ini menipu dirinya sendiri dan tidak ada kebenaran dalam ucapannya . Darah Tuhan Yesus  yang tertumpah di kayu salib itu , bekerja selama hidup kita ! Artinya , sepanjang hidup , kita memerlukan pengampunan dosa oleh darah Kristus ! Sepanjang hidup ! Itu berarti bahwa sepanjang hidup kita masih berdosa karena tabiat daging ! Hanya orang yang merasa dirinya benar yang tidak memerlukan pengampunan seumur hidupnya ! Kenapa ? Karena dia sudah bisa benar sendiri .barangkali ?

" Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa ,  maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita ." ( 1 Yohanes 1 : 8 Terjemahan LAI 2002)

Jangan malu dan jangan gengsi saudaraku ! Natur kita sebagai manusia yang terdiri dari darah dan daging , memang cenderung untuk salah ! Terlalu banyak firman Tuhan yang harus kita taati dan sejarah telah membuktikan , bahwa manusia tidak mampu untuk tidak berdosa . Dan itu Tuhan tahu ! Itulah sebabnya kita memerlukan pengampunan lewat darah Kristus seumur hidup kita , sampai kita mati . Sebab darah Tuhan Yesus tertumpah satu kali , tetapi hasilnya adalah pengampunan dosa untuk selama-lamanya ! Mengapa begitu ? Sebab Dia tahu kalau pengampunan tidak berlaku untuk selama-lamanya , manusia tidak sanggup untuk tidak berdosa dan binasa ! 

" Jika kita berkata bahwa kita tidak pernah berbuat dosa , maka kita membuat Dia menjadi pendusta dan firmanNya tidak ada di dalam kita ." ( 1 Yohanes 1 : 10 Terjemahan LAI 2002 )

Jangan malu dan jangan gengsi saudaraku ! Kita memang manusia berdosa yang tidak mampu untuk tidak berdosa ! Itu natur kita secara daging manusia ! Tuhan tahu itu ! Makanya kalau kita berkata bahwa kita bisa kudus dan tidak berdosa sama-sekali , justru kita dikatakan membuat Tuhan menjadi pendusta . Mengapa demikian ? Sebab Dia telah berfirman , bahwa tidak ada yang baik dan tidak ada yang benar menurut standar Allah ( Roma 3 : 10 - 12 ) .  Berarti kalau kita berkata bahwa kita tidak pernah berbuat dosa , firmanNya itu tidak ada di dalam kita !

Yang kudus tidak berdosa itu hanya Tuhan ! Kalau suatu kalimat menulis "saja" ( monos , Yunani ; alone , Inggris ) , untuk suatu kata pengganti kedua tunggal , maka itu berarti hanya satu saja yang kudus yaitu Tuhan dan tidak ada yang lain ! 

" Siapakah yang tidak takut ya Tuhan dan tidak memuliakan namaMu , sebab Engkau saja yang kudus ." ( Wahyu 15 : 4 Terjemahan LAI 2002 )

Aneh , tetapi kenyataannya ada ! Yaitu orang yang menganggap dirinya bisa kudus , bisa suci , bisa tidak berdosa ! Kalau sudah begitu , yang salah apakah orang itu atau Alkitab yang salah ?  Dengan 1001 macam dalih apapun , firman Tuhan pada Wahyu 15 : 4 tersebut di atas tidak dapat digugurkan !  Jangan malu dan jangan gengsi saudaraku ! Tuhan tahu kita butuh pengampunanNya .

"Jika kita mengakui dosa kita maka Ia setia dan adil sehingga Ia  akan mengampuni  segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan ." ( 1 Yohanes 1 : 9 Terjemahan LAI 2002 )

Jangan malu dan jangan gengsi saudaraku ! Akui saja bahwa kita memang secara natur manusia adalah berdosa ! Justru kalau kita mengakui bahwa kita berdosa , pengampunanNya jalan ! PengampunanNya hanya berjalan untuk orang yang perlu pengampunan , yaitu kita yang berdosa . Sekali lagi saya katakan , bahwa orang yang mengatakan dirinya tidak berdosa , berarti dia tidak membutuhkan pengampunan ! Dan terus terang , itu sama dengan menghina Tuhan Yesus ! 

Jadi , manusia pada zaman dahulu sebelum ada Kekristenan , dengan manusia zaman sekarang setelah ada Kekristenan , sama saja ! Yaitu tidak mampu untuk tidak berdosa ! Bedanya terletak pada cara pengampunan ! Zaman dahulu pengampunan hanya bersifat sekali dan sementara saja , melalui korban-korban darah hewan ! Zaman sekarang , pengampunan bersifat sekali untuk selama-lamanya , melalui korban darah Kristus di kayu salib ! Saudara melihat inti perbedaannya ? Ini yang penting !  Dahulu orang selalu minta ampun dosa lewat korban-korban darah hewan ! Diulang-ulang terus sampai seumur hidup ! Tetapi sekarang , pengampunan sudah diberikan sekali dan selama-lamanya oleh darah Kristus dan tidak diulang-ulang lagi ! 


Sifat pengampunan salib Kristus : 


Bagian ini yang paling penting ! Sebab banyak yang menyangka bahwa pengampunan oleh darah Kristus , cuma berlaku sekali itu saja ! Begitu kita menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat , segala dosa kita di masa lalu terampuni ; tetapi dosa yang akan datang , tunggu dulu ! Dosa di masa yang akan datang , ditanggung sendiri ! Makanya usahakan jangan berbuat dosa ! Ajaran seperti ini salah besar !! Bukankah sudah dikatakan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu , manusia tidak sanggup untuk tidak berdosa ? Itulah sebabnya , Kristus datang untuk menebus kita dari ketidak-sanggupan kita , justru pada saat kita dalam keadaan yang tidak sanggup untuk tidak berdosa !  Kalau kita sanggup untuk tidak berdosa , tidak perlu Kristus datang ! Dia datang justru untuk menyelamatkan kita yang tidak dapat untuk tidak berdosa !

"Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita , supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah ." ( 2 Korintus 5 : 21 )

Tuhan tidak mengenal dosa , telah membuat diriNya berdosa ganti kita di kayu salib ! Sebab yang seharusnya dihukum itu adalah kita , bukan Tuhan ! Tetapi Ia menggantikan kita di sana , supaya di dalam Kristus kita dibenarkan oleh Allah ! Lihat ! Kita dibenarkan oleh Allah bukan karena kita benar , melainkan karena Kristus yang benar ! Kita menjadi benar bukan karena usaha kita yang sudah terbukti gagal , melainkan karena kita dibenarkan , dianggap benar , dihadapan Allah , karena Kristus ! 

Dan karya Yesus di kayu salib sudah selesai dan sempurna dan tidak akan diulang-ulang lagi seperti model zaman hukum Torat . Ketika kita menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita , segala dosa kita , mulai dari lahir, yang dahulu , yang kemarin , yang sekarang , yang besok , yang sebulan ke depan , yang dua tahun ke depan , dan yang sepuluh tahun ke muka , sepanjang hidup kita , sudah diampuni oleh kuasa darahNya ! Mengapa demikian ? Ya , tidak mungkin saudara tidak berbuat dosa selama hidup saudara !  Itulah arti kita dikuduskan untuk selama-lamanya , bukan karena kita kudus ( yang kudus hanya Tuhan saja ) , melainkan karena kita dipandang kudus dalam kekudusan Kristus ! 

"Karena kehendakNya inilah , kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus ." ( Ibrani 10 : 10 Terjemahan LAI 2002 ) .

"En ho de lemati hegiasmenoi esmen dia tes prosphoras tou somatos Iesou Khristou ephapaks ." ( Ibrani 10 : 10 dari Greek Modern Text ) 

"And this will was for us to be made holy the offering of the body of Jesus Christ made once and for all ." ( Ibrani 10 : 10 Terjemahan New Jerusalem Bible )

Perhatikan ! Karena kehendakNya ! Jadi pengudusan kita itu karena kehendak Allah , bukan kehendak kita ! Kita dikuduskan , bukan kudus hasil usaha kita yang sudah dapat dipastikan  gagal  ! Sekali untuk selama-lamanya ! Alkitab berbahasa asli menggunakan kata Yunani "ephapaks " , artinya sekaligus !  Alkitab New Jerusalem Bible juga menuliskan kata Inggris " once and for all " , artinya  sekali dan untuk semua , sekaligus !  Apakah yang dimaksud dengan sekaligus ?  Ya ! Seluruh dosa kita selama hidup , mulai dari lahir sampai mati , sekaligus sudah diampuni , sehingga posisi kita selama hayat adalah dikuduskan dan tidak tergoyangkan oleh apapun ! Kita adalah orang orang yang telah dikuduskan ! Selamanya ! Oleh persembahan tubuh Kristus !

Jadi , sekarang jelas bahwa sifat pengampunan salib Kristus adalah sekaligus , sekali untuk semuanya , sekali untuk selama-lamanya ! Dengan demikian , iblis tidak dapat lagi menuduh kita sebagai orang berdosa ! Kita ini orang benar dalam kebenaran Kristus ! Kita ini orang kudus dalam kekudusan Kristus ! Kita ini orang sempurna dalam kesempurnaan Kristus !  Camkan itu baik baik ! Semuanya karena Kristus ; jadi yang dimuliakan adalah Kristus , bukan kita ! 

Dengan demikian , sekalipun secara natur manusia kita , secara daging kita masih berdosa , namun ingat baik-baik , secara status kita bukan lagi orang berdosa , melainkan orang benar , orang kudus dan orang sempurna , bukan karena kebaikan kita , melainkan karena kebaikan Kristus . Di hadapan Allah kita dipandang benar karena Kristus ! Sama dengan kalau saudara ujian di sekolah , dapat nilai 4 atau D . Itu tidak benar dan tidak lulus ! Tetapi Dosen berbelas kasih kepada saudara , nilai saudara dibuat menjadi 9 atau B+ , berarti saudara benar dan lulus ! Jadi ketika saudara benar dan lulus , bukan karena saudara benar dan lulus , melainkan karena dipandang benar oleh Dosen dan lulus . 


Perlukah kita minta ampun dosa tiap saat ?

Bagian ini penting juga ! Supaya saudara jangan bingung , saya hanya akan mengajak saudara pada masa setelah darah Yesus tumpah , yakni setelah pembayaran dosa di kayu salib selesai ! Ini beralasan , karena yang kita bicarakan adalah pengampunan berdasarkan salib Kristus ! Yang diajarkan oleh Tuhan Yesus , berupa Doa Bapa Kami itu adalah doa sebelum terjadi penebusan di kayu salib ! Jadi tidaklah sama dengan pengampunan setelah penebusan terjadi . 

Sebelum penebusan terjadi , saudara harus mengampuni dulu orang lain , baru Bapa mengampuni saudara ! Itulah pengampunan bersyarat ! Akan tetapi setelah penebusan terjadi , masalahnya menjadi lain ; yaitu seluruh dosa saudara sudah diampuni justru ketika saudara masih berdosa , maka sudah seharusnya sekarang saudara mengampuni orang lain juga ! ( baca Efesus 4 : 32 dan Kolose 3 : 13 ) .Itu sama dengan saudara sudah diselamatkan , maka saudara harus berbuat baik , bukan untuk diselamatkan , tetapi karena sudah diselamatkan . Demikianlah , setelah penebusan terjadi , saudara sudah diampuni , maka saudara harus mengampuni orang lain , bukan untuk supaya diampuni , melainkan karena sudah diampuni ! 

Oleh karena itu , jika saudara memeriksa Alkitab saudara pada masa setelah penebusan terjadi ( jangan sebelumnya ) , maka saudara tidak akan menemui lagi teks yang memberitahu kita bahwa kita harus meminta ampun atas segala dosa kita ! Kalau mengaku berdosa ya , tetapi kalau meminta ampun dosa , sudah tidak ada lagi . Mengapa begitu ? 

" Semua manusia sudah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah , tetapi oleh kasih-karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma oleh penebusan Yesus Kristus ." ( Roma 3 : 23 - 24 Terjemahan LAI 2002 ).

Tadinya kita berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah ! Tetapi setelah penebusan , kita dibenarkan dengan cuma-cuma , artinya segala dosa kita sudah diampuni sehingga kita mempunyai status orang benar karena kebenaran Kristus ! Dan itu berlaku selamanya , bukan cuma sekali saja ! Berarti sepanjang hidup saudara , saudara dipandang benar di hadapan Allah , sekalipun sesungguhnya kita adalah orang berdosa ! Menganggap dosa kita belum diampuni sama dengan melecehkan karya salib Kristus ! Kita sudah diampuni , dan bukan akan diampuni . Jangan menganggap karya Salib Kristus gagal !

Karena itu bersyukurlah dan berterima-kasihlah setiap saat kepada Tuhan Yesus karena Ia sudah dan selalu mengampuni dosa kita , tanpa kita minta sekalipun ! Tanpa kita minta sekalipun , hasil pengampunannya di kayu salib bergulir terus menerus dalam hidup orang percaya , sehingga kita selalu berada di dalam kebenaran dan kekudusan dan kesempurnaan Kristus !  Kalau saudara punya pemahaman seperti ini, iblis tidak punya kesempatan untuk menuduh dan mendakwa saudara .

Pada suatu hari , ada yang bertanya kepada saya :" Kalau begitu kita tidak perlu lagi minta ampun dosa ? " 
Saya menjawab dan menjelaskan :" Kalau saudara meminta ampun dosa , maka itu  berarti saudara belum percaya kalau saudara sudah mendapatkan pengampunan ? Saudara sudah mendapatkan pengampunan gratis , sehingga saudara tinggal bersyukur dan berterimakasih terus kepada Tuhan , karena setiap kali saudara bersalah , setiap kali pula kuasa pengampunan oleh darahNya bekerja mengampuni saudara tanpa saudara minta ! 

Sama dengan arti saudara sudah diselamatkan ! Pernahkah saudara berdoa minta diselamatkan ? Tidak bukan ? Mengapa ? Karena kita sudah diselamatkan , tanpa kita mintapun kita sudah diselamatkan , karena keselamatan kita itu adalah kehendakNya dan bukan kehendak kita ! ( Ingat kata "kehendakNya" pada Ibrani 10 : 10 ). Doa doa yang kita mintakan pada Tuhan Yesus , setelah penebusan terjadi dan selesai , adalah doa-doa mengenai kehidupan di dunia , misalnya doa untuk orang sakit, doa untuk dapat pekerjaan , doa supaya dapat jodoh yang baik , doa supaya diberkati usahanya , doa dijauhkan dan diselamatkan dari mara-bahaya , doa supaya anak  bisa kuliah dan sebagainya ! 

Tidak ada cacatan Alkitab setelah penebusan terjadi , mengenai doa minta ampun dosa dan doa minta diberi keselamatan kekal ! Mengapa ? Karena keduanya sudah kita terima ! Keselamatan adalah ketiadaaan dosa ! Di mana ada keselamatan , di situ pasti sudah tidak ada dosa ! Hidup kekal di sorga , adalah jaminan bagi kita , dan di sorga tidak ada dosa . Mengapa kita dijamin masuk sorga ? Karena segala dosa kita diampuni terus sampai kita mati , dan ketika kita mati , saldo dosa kita = nol ! Kalau saldo dosa kita tidak nol , kita tidak bisa masuk sorga . Tidak sukar bukan untuk memahaminya ?

" Sebab inilah darahKu , darah perjanjian , yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa-dosa ." ( Matius 26 : 28 Terjemahan LAI 2002 ). 


Teks di atas adalah ucapan Tuhan Yesus menjelang karya penebusan terjadi ! Dia mengatakan bahwa darahnya ditumpahkan untuk pengampunan dosa-dosa ! Sebelumnya , jauh sebelum karya penebusan , Ia berkata bahwa kita harus mengampuni orang lain dulu baru kita diampuni oleh Bapa, ( Matius 6 : 14 - 15 ) tapi jangan lupa hanya untuk sekali itu saja . Sehingga minta ampun harus berulang-ulang karena kita berdosa berulang-ulang .  .  Jadi jelas, sebelum penebusan terjadi , pengampunan dosa itu diusahakan oleh manusia ; tetapi sekarang tidak ! Dengan tumpahnya darah Yesus , pengampunan dosa terjadi , bukan karena usaha kita atau kebaikan kita , melainkan karena darah Yesus saja !  Berlaku selamanya lagi ! Tidak perlu diulang-ulang ! Sekali untuk selamanya .

Masalah ini menjadi pelik dan menjadi perdebatan di antara para theolog ! Apakah perlu kita minta ampun dosa ataukah tidak lagi ? Yang mengacu pada Alkitab pada masa setelah penebusan terjadi , berkata bahwa meminta ampun dosa sama dengan tidak percaya bahwa pengampunan sudah terjadi !  Bagi yang mengatakan harus meminta ampun dosa , mengatakan bahwa meskipun kita percaya bahwa dosa kita sudah diampuni , namun tidak salah juga kalau kita selalu minta ampun dosa !  Bagi saya , kedua-duanya benar , asalkan kedua-duanya mempunyai pandangan yang sama bahwa pengampunan sudah terjadi sekali dan untuk selamanya ! Diucapkan atau tidak diucapkan ,, pengampunan sudah terjadi !

Tetapi secara pribadi saya tidak pernah minta ampun dosa karena saya percaya segala dosa saya sudah diampuni. Jadi kalau saya berdoa , saya mengatakan demikian :" Tuhan Yesus .. saya mengucapkan syukur terima-kasih karena Tuhan sudah mati bagi saya di kayu salib . Terima-kasih Tuhan , karena oleh darahMu , saya sudah dibenarkan, sudah dikuduskan dan sudah disempurnakan ! Saya tidak mau lagi mendengar tipuan , tuduhan dan dakwaan iblis , bahwa saya masih berdosa ! Tidak ! Saya percaya Tuhan , saya adalah orang yang sudah mendapatkan pembenaran , pengudusan dan penyempurnaan oleh karena darah Yesus . Dan itu bukan berlaku cuma sekali saja ya Tuhan , melainkan seumur hidup saya . Sehingga setiap kali saya berdosa , darah Tuhan Yesus menghapus dosa saya seketika , sehingga posisi saya sebagai orang benar , tidak tergoyangkan dan iblis kecewa !  Terima-kasih Tuhan Yesus bahwa Tuhan sudah bangkit dari antara orang mati, memberikan saya kemenangan untuk selama=lamanya ... Terima-kasih Tuhan Yesus .. Amin . "

Saudara boleh mengikuti cara berdoa saya tersebut di atas . Sungguh suatu perubahan terjadi ! Ada perasaan yang lapang di dalam dada dan tidak ada beban sama-sekali ! Kenapa ? Karena dosa kita sudah dibayar lunas di kayu salib ! Dan ada perasaan bangga , karena kita tahu iblis tidak punya kesempatan lagi untuk mendakwa kita !  Dia lari terbirit-birit karena tahu kita adalah orang benar , kudus dan sempurna di dalam Kristus !


 Konklusi :

Iblis paling suka menuduh dan mendakwa kita sebagai orang berdosa ! Ia suka menipu kita dan berbisik pada telinga kita bahwa pengampunan dosa di kayu salib itu , bohong-bohongan saja ! Ia mengintimidasi kita dan menanamkan sugesti pada pikiran kita , bahwa karya Tuhan Yesus di kayu salib gagal dan tidak ada kuasanya untuk mengampuni dosa ! Apalagi untuk selama-lamanya ! Ketika saudara membuat kekeliruan , iblis berteriak :" Nah itu ! Kamu tetap berdosa bukan ?"  Jangan terkecoh ! Kuasa darah Yesus dalam mengampuni dosa , berlaku selamanya , sampai saudara mati ! Tanamkan itu pada diri saudara dan perkatakan dengan mulutmu melalui iman ; maka iblis kecewa dan akan mundur teratur !


"Anak-anakku , hal-hal ini kutuliskan kepada kamu supaya kamu jangan berbuat dosa . Namun jika seseorang berbuat dosa , kita mempunyai seorang pengantara  kepada Bapa yaitu Yesus Kristus yang adil . Dialah pendamaian untuk segala dosa kita dan bukan untuk dosa kita saja tetapi juga untuk dosa seluruh dunia ." ( 1 Yohanes 2 : 1 - 2 Terjemahan LAI 2002 )

 Perhatikan teks di atas ! Jika kita berbuat dosa , tidak perlu gelisah ! Darah Tuhan Yesus senantiasa menghapus dosa kita dalam arti Dialah pendamai bagi kita dengan Allah , sehingga kebenaran , kekudusan dan kesempurnaan Kristus tetap melekat pada kita ! Jangan beri kesempatan pada iblis untuk mengecoh kita ! Bahkan Alkitab dengan tegas berkata bahwa kita sudah dimerdekakan dari hukum dosa dan hukum maut ( Roma 8 : 2 ) . Namun Alkitab juga memperingatkan bahwa janganlah kita menyalah-gunakan kemerdekaan itu sebagai suatu kesempatan untuk berbuat dosa ( Galatia 5 : 13 ) .

Semakin anda sadar akan hal ini , semakin anda akan mencintai Tuhan Yesus ! Semakin anda mengerti kebenaran ini , semakin anda akan menjauhi dosa ! Perasaan sebagai orang yang sudah benar , membuat kita menjadi sayang kalau kebenaran kita dikotori lagi . Walaupun memang kita akan selalu dibersihkan dari kejahatan kita , tetapi secara sengaja perbuatan yang jahat  tidak akan kita kerjakan , karena sayang pada kebenaran yang sudah kita terima !


Sekarang terserah saudara ! Yang penting saudara ketahui adalah segala dosa saudara , mulai dari lahir sampai meninggal nanti , sudah diampuni ! Ini hanya terjadi setelah karya penyelamatan Kristus di kayu salib ! Jangan dicampurkan dengan ceritera-ceritera sebelum darah Yesus tumpah ! Tidak ketemu ! Saudara ucapkan dalam doa minta ampun dosa atau tidak , kenyataan ini tidak berubah , bahwa seluruh dosa kita telah diampuni ! Tuhan Yesus memberkati kita semua ! Salam dari laut ! ( Capt. Yordan EP Sihombing SH.M.Ap )