Selasa, 28 April 2015

TUJUH PENYESATAN UTAMA TENTANG YESUS KRISTUS

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI


Mengapa penyesatan harus terjadi ?

Kisah tentang Yesus Kristus tidak habis-habisnya menjadi bahan pembicaraan orang di seluruh dunia , baik melalui media cetak maupun melalui media elektronik ! Tidak ada buku yang ditulis manusia sebanyak buku mengenai Yesus Kristus , banyak yang dibuat  dengan maksud yang baik dan tidak kurang juga yang dibuat dengan maksud yang buruk !  Demikian pula tidak ada kitab yang paling banyak dibaca orang di seluruh dunia , selain Alkitab , baik dengan maksud yang terpuji maupun dengan maksud yang tidak terpuji !  Entah mengapa , kisah mengenai Yesus Kristus ini tidak kunjung habis menjadi bahan ceritera manusia  dari tahun ke tahun , dari abad ke abad , dan sampai sekarang sudah hampir 2000 tahun . Belum lagi dengan film-film yang diproduksi oleh para produsen film , ada yang menampilkan Yesus sebagaimana fakta sejarah tetapi tidak kurang pula yang melecehkanNya  secara vulgar . Misalnya film "Jesus Christ Super Star (1973) " , The Last Temptation of Christ (1988) " dan "The Da Vinci Code (2006)" .

Tidak kunjung bosan manusia mencari-cari sisi buruk Kristus atau mencari-cari kesalahan Injil yang menceritakan hal mengenai Yesus , baik melalui tulisan maupun film-film layar lebar !  Tidak ada orang yang sepanjang sejarah manusia dalam abad-abad Masehi ini  terus menerus diceritakan  dengan berbagai bagai versi , termasuk versi penyesatan , selain Yesus  ! Mengapa penyesatan itu harus terjadi ?  Jawabannya ada pada ucapan Yesus sendiri , kira-kira 2000 tahun yang lalu , berikut di bawah ini :

" Yesus berkata kepada murid-muridNya :" Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan , tetapi celakalah orang yang mengadakannya ." ( Lukas 17 : 1 Terjemahan LAI 1987 ) 

"Eipe de proV touV  maqhtaVx  Adunaton einai na mh  elqwsi ta skandalax plhn ouai eiV ekeinon, dia tou opoiou ercontai ." ( Lukas 17 : 1 Greek Modern Text ) 

Teks bahasa sumber Yunani menuliskan kata " skandala "  yang berasal dari kata " skandalizo " yang mengandung makna " hal yang menyebabkan orang tersesat " !  Dengan demikian , bahwa harus terjadi penyesatan ! Tidak bisa tidak , penyesatan harus terjadi ! Sebab yang mengucapkan adalah Tuhan Yesus sendiri , di mana ucapanNya ini bersifat nubuatan , artinya harus terjadi di kemudian hari ! 

Oleh karena itu , jika kemudian kita mendengar atau membaca atau melihat model-model penyesatan mengenai Yesus Kristus , sesungguhnya bagi kita , orang-orang Kristiani , tidak perlu heran dan terkejut , karena hampir 2000 tahun yang lalu , Dia telah mengatakannya .  Mungkin pada waktu itu , para muridNya belum mengerti apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus ! Tetapi di kemudian hari , sejak kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati , mereka baru mengerti bahkan mengalami sendiri , betapa Dewan Sanhedrin , Dewan Agama Yahudi , menyebarkan berita bahwa mayat Yesus dicuri oleh murid-muridNya . Inilah penyesatan tentang Yesus Kristus yang pertama terjadi di bawah kolong langit ini . ( Matius 28 : 11 - 15 ).

Begitu cepatnya penyesatan lahir , justru ketika Yesus baru saja bangkit dari antara orang mati ! Hal itu tidak perlu mengherankan kita , sebab sudah pasti iblis tidak akan tinggal diam . Dalam kurun waktu hampir 2000 tahun penyesatan demi penyesatan terjadi ! Sudah barang tentu tujuan dari penyesatan penyesatan tersebut adalah untuk merontokkan Kekristenan yang memang sudah dimulai dari zaman kekaisaran Romawi dahulu kala . Akan tetapi  Kekristenan tidak mungkin akan rontok bahkan bertambah subur  , sebab Tuhan Yesus sendiri yang mengatakannya , dahulu , sebelum Dia melaksanakan karya penyelamatanNya di kayu salib ,

"Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah .  Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada  di bumi . Tetapi apabila ditaburkan benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain .... " ( Markus 4 : 31 - 32  Terjemahan LAI 2002 ) 

Teks di atas membuktikan bahwa apapun yang dilakukan untuk merontokkan Kekristenan tidak akan pernah berhasil , karena Tuhan Yesus sudah menjanjikan bahwa , sekali pun pada waktu itu Kekristenan sangat kecil jumlahnya dibandingkan dengan ajaran kepercayaan yang sudah ada pada waktu itu , dengan berjalannya waktu , Kekristenan akan tumbuh dan tumbuh dan akhirnya  menjadi lebih besar dari segala "sayuran" yang lain .  Hal itu sudah terbukti dengan penggenapannya sekarang ini !


 Namun , sebelum iblis dibelenggu , selama itu pula ia tetap bersemangat menyebarkan kebohongan kebohongan yang menyesatkan . Apakah saja model-model penyesatan tersebut ? Di bawah ini akan diulas secara singkat tujuh penyesatan yang paling utama yang dialami oleh dunia Kekristenan mengenai Yesus Kristus . Mengingat sempitnya tempat untuk menulis , ulasan demi ulasan dibatasi .


Tujuh penyesatan utama tentang Yesus Kristus :


(1) Yesus tidak pernah ada  : Dalam upaya meruntuhkan iman Kristiani , iblis melalui agen-agennya , terutama orang-orang atheis , menyebarkan berita dalam bentuk tulisan maupun lisan , bahwa yang namaNya Yesus itu tidak pernah ada di dalam sejarah ! Jadi dengan kebencian yang amat sangat kelompok ini menegaskan bahwa tokoh Yesus itu adalah fiktif , yang hanya dikarang-karang oleh jemaat Kristen awal tempo dulu .  Banyak tulisan dari orang-orang yang dalam kapasitas pakar , yang secara berapi-api mengatakan bahwa kisah tentang Yesus itu tidak historis .

Di antara orang-orang yang skeptis adalah Ketua Atheis USA  ,  Ellen Jhonson yang mengatakan bahwa Yesus adalah khayalan orang-orang Kristen awal dan hanya mitos seperti mitos-mitos Yunani dan Romawi yang lain ! Jadi yang namaNya Yesus itu tidak pernah ada , cuma diada-adakan saja . Tidak kalah hebat lagi adalah penganut atheis Bertrand Russel ; yang dalam bukunya "  Why I am not Christian ? " mengatakan bahwa keberadaan Yesus sebagai manusia nyata meragukan karena kurangnya bukti historis ! .

Kita tidak boleh terkecoh oleh bualan mereka , sebab bukti bahwa Yesus itu nyata pernah ada di muka bumi , justru datang dari pihak non-Kristiani , di antaranya adalah  Talmud Yahudi dan tulisan sejarahwan abad pertama Josephus Flavius . Bagian Talmud Yahudi bahkan menyebutkan bahwa Yesus adalah "ben pandera " artinya anak-haram dari wanita pezinah ! Bahkan di Indonesia , bukti keberadaannya di tulis dalam Sejarah Dunia yang dipelajari oleh anak-anak di SMA . Bagaimana mungkin dikatakan bahwa  bukti historisnya kurang ? Ya maklumlah , mereka adalah orang atheis ( anti Tuhan )

Bukti keberadaan Kristus di muka bumi ini berkaitan langsung dengan pelayananNya , kematian dan kebangkitanNya ! Jika Ia tidak pernah ada , maka sudah barang tentu pelayananNya pun tidak pernah ada , serta kematian dan kebangkitanNya pun cuma dongeng belaka . Dan Kekristenan ternyata adalah suatu agama yang diletakkan di atas dasar penipuan ! Apakah demikian ? Tidak ! Mari lanjutkan membacanya .

(2) Yesus bukan TUHAN  :  Kelompok ini percaya bahwa Yesus benar-benar pernah ada secara nyata di muka bumi , tetapi Dia sama sekali bukan Tuhan dan bahwa Dia hanya manusia biasa , seorang petani Yahudi saja . Pernyataan seperti ini datang dari Marcus Borg , seorang teolog liberal, pada simposium "Jesus at 2000 " yang diprakarsainya pada tahun 1996.  Bermula pandangan seperti ini lahir dari Arius , seorang presbiter di Alexandria abad ke IV Masehi .  Ia mengatakan bahwa Yesus benar-benar manusia dan bukan Tuhan dan bukan pula setengah Tuhan ! ( H. Berkhof , Sejarah Gereja ) .

Tetapi pada konsili Nicea 325 M , ajaran Arius dinyatakan sesat oleh gereja dan Arius dibuang ! Namun ajarannya itu berkembang menjadi liar , sehingga dewasa ini terdapat kelompok yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan , antara lain adalah kelompok theosofi  , watch tower (Saksi Yehovah)  , unitarian ( Kristen Tauhid ) , modern theology , Christian Science , spiritualisme , dan . New Age Movement (Gerakan Zaman Baru ) . Pada zaman sebelum Konsili Nicea , Yudaisme (agama Yahudi) juga tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Mesias !

Kita tidak perlu menanggapi bualan mereka , sebab hal-ihwal mengenai Yesus adalah Tuhan hanya dapat dibuktikan dari Alkitab dan tidak dapat dibuktikan dari sejarah karena menyangkut hal yang adikodrati ! Seluruh umat Kristiani sejati mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan yang masuk ke dalam sejarah manusia dan dapat dirasakan kehadiranNya dalam sejarah gereja dari abad ke abad !

(3) Yesus tidak pernah mati di kayu salib  :  Ini pun kelompok yang percaya bahwa Yesus itu pernah ada di muka bumi ! Namun menurut mereka Yesus tidak pernah mati di kayu salib . Teori venturini mengatakan bahwa Ia hanya pingsan , dan kemudian dirawat . Setelah sembuh, ia  melarikan diri ke India dan hidup berkeluarga sampai meninggal dunia di sana . Teori pelenyapan deus ex machina , mengatakan bahwa Yesus dibuat menghilang , lalu orang yang menyerupai Dia yang disalib .  Semua teori buatan manusia itu gugur berantakan tanpa bukti sejarah !

Bahkan bukti-bukti di luar Alkitab bertebaran , bahwa memang betul Yesus mati di kayu salib ! Kita tidak dapat mengabaikan tulisan para sejahrawan abad ke I dan II Masehi , antara lain Josephus Flavius , Tacitus , Mara Bar Serapion , Lucian dari Samosata , Tallus  dan lain lain . Bahkan Talmud Yahudi " Talmud Babylonian : juga menyebutkan kematian Yesus di kayu salib . Kita juga tidak dapat mengabaikan penemuan arkeologi , di antaranya penemuan Inkripsi  Pilatus  " Pilate Inscription" yang menyatakan bahwa Yesus dihukum mati di kayu salib ! Bahkan James Tabor , pengarang buku Jesus Dynasti  yang anti kebangkitan Kristus , mengakui bahwa Yesus mati di kayu salib .

Jadi segala bualan mereka yang mengatakan bahwa Yesus tidak pernah mati di kayu salib ,  patah berantakan berhadapan dengan bukti historis dan arkeologis ! Ada banyak bukti di luar Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus di hukum mati di kayu salib oleh prokurator Pntius Pilatus di zaman pemerintahan Kaisar Romawi , Tiberius , penerus Octavianus Augustus .

(4) Yesus tidak pernah bangkit dari antara orang mati :   Kelompok ini juga mempercayai Yesus memang seorang tokoh dalam sejarah manusia . Namun mereka menyebarkan kebohongan tentang kebangkitan Kristus dengan berbagai teori , mulai dari teori mayat Yesus dicuri oleh murid-muridNya , mayat Yesus dipindahkan oleh para lawanNya , teori halusinasi yang berpendapat bahwa para pengikut hanya berhalusinasi dan teori mitos yang mengatakan bahwa kisah kebangkitan Yesus hanya menjiplak mitos dewa-dewa Yunani dan Romawi .

Tetapi semua teori mereka gugur tak berbentuk lagi ketika berhadapan dengan kekuatan "hukum bukti " , baik yang dari luar Alkitab maupun yang dari dalam Alkitab !  Karenanya , kita tidak perlu memikirkannya , sebab kalau kita ingat perkataan Tuhan Yesus tentang harus adanya penyesatan , hal itu tidak perlu membuat kita heran . Lagi pula tulisan sejahrawan abad pertama Masehi , Josephus Flavius juga mencatat tentang kebangkitan Kristus .  Sementara itu Sir  Leonel Luckhoo seorang pakar hukum-bukti yang paling terkenal mengatakan :

"Bukti kebangkitan Yesus Kristus begitu banyak dan kuat sehingga harus diterima tanpa ada keraguan sama sekali ."  ( Sir Leonel Luckhoo ) 

Sementara itu ,mengenai hukum bukti yang menguatkan kebangkitan Kristus sebagai suatu fakta sejarah , Henry Morris mendefinisikan sebagai berikut :


" Hukum bukti yang terkenal berkata bahwa kesaksian dari beberapa saksi mata yang berbeda, masing-masing melaporkan dari sudut pandang mereka secara khusus, memberikan bukti yang paling kuat apabila kesaksian itu memuat kontradiksi yang dangkal yang menyelesaikan kontradiksi itu melalui penyelidikan seksama dan secara ketat . "

Itulah situasi sebenarnya dengan berbagai saksi kebangkitan Kristus ! Dalam hal ini , Profesor Simon Greenleaf , pendiri Sekolah Hukum Harvard , sependapat bahwa kebangkitan Kristus itu nyata melalui bukti hukum , yang melibatkan murid-murid dan pengikut Yesus sebagai saksi mata !

(5) Yesus tidak pernah bermujizat :   Kelompok ini pun percaya bahwa Yesus pernah ada di dunia .namun mereka skeptis terhadap mujizat yang dilakukanNya . Pandangan ini datang justru dari kelompok theolog liberal yang dimulai dari abad ke XIX M dengan teori historis kritis .  Semua yang bernuansa supranatural tidak mereka percayai ! Jadi mereka ingin membuat Alkitab menurut pikiran mereka yang rasional !  Dengan perkataan lain , Alkitab harus tunduk pada mereka dan bukan mereka yang tunduk pada Alkitab . Yang terkenal adalah Rudolf Bultman , teolog Jerman pada pertengahan Abad ke XX  , dengan demitologisasi-nya , yang benar-benar menolak apapun yang bernuansa adikodrati ! Kemudian menyusul Profesor Robert Funk dan Dominican Crossan  dalam "Jesus Seminar" yang sempat menggemparkan Amerika Serikat pada penghujung abad ke XX yang lalu .

Tetapi tulisan-tulisan kuno justru berkata lain ! Tulisan Celsus yang anti Kristen justru mengakui bahwa Yesus melakukan mujizat . , walaupun ia mengatakan bahwa mujizatNya itu datang dari sihir yang dipelajariNya di Mesir . Ada lagi yang mengatakan bahwa Ia belajar sihir ke India , sehingga bisa bermujizat . Tetapi saudara lihat , subtansi dari mujizat yang dilakukan Yesus diakuinya ! Belum lagi tulisan kuno, yang ditulis di atas papirus dengan bahasa Koptik ,  yang berisi mantra-mantra penyembuhan , yang selalu mengkaitkan nama Yesus ! Tulisan tulisan kuno tersebut tidak dapat diabaikan begitu saja, bahwa memang benar Yesus melakukan banyak mujizat !

Dalam perkembangannya, sekarang ini teori historis kritis tidak lagi diakui ! Karena para pakar hukum alam mengatakan bahwa suatu pengecualian bisa terjadi pada hukum alam yang tidak dapat diketahui bagaimana terjadinya ; itulah mungkin yang disebut mujizat . Dengan perkataan lain , pada zaman modern ini , justru para pakar hukum alam mempercayai bahwa mujizat itu ada !


(6) Yesus mati bukan menebus dosa manusia :  Kelompok ini juga percaya bahwa Yesus pernah hidup di muka bumi . Hanya mereka tidak percaya bahwa kematian Yesus sebagai penebus dosa manusia .Pandangan ini datang dari kelompok yang skeptis pada karya penyelamatan Kristus di kayu salib . Mereka menggunakan teori X dan Y; di mana di katakan bahwa tidak mungkin dosa manusia Y di tebus oleh kematian manusia X .  Setiap manusia , menanggung dosanya masing-masing dan tidak bisa diwakilkan kepada manusia lain .  Sangat janggal kalau dosa manusia Y harus ditimpakan kepada manusia X . Ini tidak logis !

Pendapat mereka itu benar, jika X dan Y adalah sama-sama manusia biasa ! Akan tetapi , yang tergantung di kayu salib itu bukan manusia biasa ; melainkan Dia adalah Tuhan itu sendiri ! Manusia mana yang bisa memprotes Tuhan jika Dia menggunakan caraNya sendiri untuk menebus dosa manusia ? Jikalau Yesus bukan Tuhan , memang masuk akal kalau Dia tidak mungkin menebus dosa orang lain . Namun Dia adalah TUHAN itu sendiri , yang dengan caraNya menebus kita dari kematian kekal .

Jadi teori X dan Y ini berangkat dari ketidak-percayaan bahwa Yesus adalah Tuhan ! Jadi kalau orang berangkat dari ketidak-percayaan bahwa Yesus adalah Tuhan , maka bagi mereka mujizat Yesus pun tidak diakui ! PenebusanNya di kayu salib juga tidak akan diakui . KebangkitanNya pun pasti tidak akan diterima.. Sebab teori X dan Y menempatkan si X yang manusia dan si Y juga manusia !

(7) Trinitas itu kebohongan :   Kelompok ini pun mengakui keberadaan Yesus di dunia ! Tetapi mereka menyatakan bahwa dogma Trinitas mengenai Kesatuan Yang Tiga , Bapa , Anak dan Roh Kudus , adalah buatan orang Kristen sendiri melalui Konsili Nicea 325 M tanpa dasar Alkitab ! Penentangan terhadap Trinitas inilah yang melahirkan ajaran bias bahwa Yesus bukan Tuhan ! Yang dianggap sebagai Tuhan hanyalah Bapa saja ! Roh Kudus pun bukan Tuhan ! Jadi konsep "KetigaNya yang Esa " itu hanya buatan Gereja belaka . Itulah tuduhan mereka !

Tetapi kalau kita cermati Alkitab dalam bahasa asli Ibrani , nyata bahwa Trinitas itu Alkitabiah ! Kata Ibrani "elohim" pada Kejadian 1 : 1 menyiratkan Trinitas , sebab kata itu adalah kata Ibrani plural yang bersifat singular . Lagi pula Bapa Bapa Gereja zaman dahulu tidak mungkin salah menafsir sehingga mendapatkan dogma yang sesat ! Perhatikan teks Alkitab di bawah ini :

"Berfirmanlah Allah :" Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita .... " ( Kejadian 1 : 26 Terjemahan LAI 1987 )

Perhatikan frasa kata "Kita" dalam teks di atas ! Jadi tidak perlu menunggu Konsili Nicea untuk merumuskan Trinitas ! Kata "Kita" sudah menunjukkan arti plural yang bersifat singular dari pengertian Trinitas !  Konsili Nicea bukan melahirkan Trinitas , sebab sebelum konsili itu digelar , semua Bapa Gereja sudah memilki iman pada Bapa , Anak dan Roh Kudus sebagai TUHAN Yang Esa sesuai dengan ajaran para rasul di abad pertama Masehi dan sesuai pula dengan Alkitab ! Konsili Nicea hanya mengesahkannya saja , akibat perlawanan Arius yang sesat !

Pertanyaan yang jujur adalah mengapa timbul Konsili Nicea ? Kenyataannya Konsili Nicea bukan akan membicarakan masalah Trinitas ! Konsili itu digelar karena Arius , mengajarkan bahwa Yesus bukan Tuhan ! Jadi digelarlah Konsili itu untuk mengesahkan pemahaman Trinitas yang sudah terlebih ada di dalam gereja Kristen , dan memecat serta membuang Arius dari Gereja . 


Bagaimana mengantisipasi penyesatan itu ?

Iman Kristiani bukanlah iman yang buta ! Saudara harus menanamkan dalam hati bahwa Kekristenan lahir setelah Yudaisme ! Sekalipun orang Yahudi  memiliki Alkitab Perjanjian Lama , namun mereka yang non-Kristiani , tidak pernah memiliki iman pada Kristus Yesus !  Iman kita adalah iman yang berdasarkan pada fakta ! Itu harus kita ingat terus ! Berdasarkan pada fakta sejarah ! Bukan iman pada sesuatu di angan-angan dan tidak jelas . Mengapa ? Karena TUHAN yang kita percaya dalam Perjanjian Lama telah masuk dalam sejarah manusia , menjadi manusia Yesus yang nyata ada di muka bumi waktu itu !

Bahwa saya percaya Yesus pernah mati tersalib di bukit Calvary , bukan iman yang buta ! Saya percaya hal itu , karena hal Yesus mati di kayu salib itu adalah fakta sejarah , dalam arti benar-benar terjadi di muka bumi pada tahun 30 M di zaman pemerintahan Kaisar Romawi , Tiberius , sewaktu prokurator tanah Yudea adalah Pontius Pilatus ."  

Menurut teori iman dari semua kepercayaan , iman adalah suatu dalil tanpa bukti ! Contohnya , orang Zoroastrian percaya pada sesembahan mereka yang bernama Azura Mazda ! Mereka memiliki iman pada Azura Mazda , meskipun Azura Mazda itu tidak pernah ada di muka bumi , dalam arti tidak menyejarah , tidak historis !  Teori iman seperti itu bermasalah dengan Kekristenan ; sebab iman Kristiani bukan seperti itu . Iman Kristiani adalah iman yang berdasarkan fakta sejarah . Jadi , di dalam Kekristenan , iman dan fakta segaris , menjadi satu !


" Saya percaya pada kebangkitan Yesus dari antara orang mati , dan iman saya ini pun bukan iman yang buta . Saya percaya akan kebangkitan Kristus , sebab kebangkitanNya itu bukan dongeng, bukan legenda dan bukan mitos ; tetapi benar-benar fakta sejarah ! Yesus bangkit dari antara orang mati  , sesuai hukum bukti tidak perlu diragukan lagi . Itulah yang saya imani . Iman dan fakta sejalan ! "

Demikianlah cara kita dalam mengantisipasi datangnya penyesatan ! Apa yang kita percayai dengan iman kita bukanlah sesuatu yang terjadi di negeri antah-berantah , melainkan secara riil terjadi di muka bumi ini , masuk dalam sejarah manusia sebagai suatu kejadian yang nyata ! Sudah merupakan tugas para penyampai firman dalam memberikan wawasan pada jemaatnya untuk membuat mereka mengerti bahwa kisah tentang Yesus itu bukan dongeng , bukan mitos dan bukan berada di angan-angan , melainkan betul-betul suatu peristiwa yang terjadi di bawah kolong-langit ini !

Mengapa saya berkata begitu ? Sebab saya punya pengalaman ! Ketika saya bertanya kepada seluruh jemaat yang berada dalam ruangan gereja :" Dari mana saudara percaya bahwa Yesus mati tersalib di kayu salib ? Dari mana saudaraku ?"  Tidak ada yang menjawab , ketika kemudian satu dua orang mengacungkan tangan sambil menjawab :" Katanya begitu di Alkitab ! " Lihat saudara ! Dia mengatakan :" Katanya begitu ! Jadi rata-rata iman mereka belum menyatu dengan fakta , karena mereka belum tahu bahwa kejadian penyaliban itu fakta , bukan katanya !

Saya bertanya lagi :" Dari mana saudara percaya bahwa Yesus benar-benar bangkit dari antara orang mati?"Lagi-lagi mereka menjawab :" Katanya Alkitab begitu ! " Jawaban seperti ini terlalu lemah , karena jika jemaat tidak diberi informasi mengenai fakta sejarahnya , pada waktu penyesatan datang , mereka mudah tumbang ! Harus diinformasikan bahwa iman Kristiani adalah iman yang berdasarkan fakta !


Konklusi :

Kita harus waspada dan selalu siap sedia seperti lima gadis yang menjemput mempelai pria dengan pelita dan minyak yang cukup ! ( Matius 25  : 1 - 4 ) . Pada akhir zaman di mana kita hidup sekarang ini , penyesatan makin menjadi-jadi , bahkan masuk menyusup ke dalam tubuh gereja tanpa kita sadari ! Oleh karena itu , haruslah selalu kita ingat bahwa semua penyesatan tentang Yesus Kristus hanyalah buatan iblis melalui manusia-manusia yang mau diperalatnya .

"Sebagaimana dahulu nabi-nabi palsu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru  palsu . Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan demikian segera mendatangkan  kebinasaan atas diri mereka ." ( 2 Petrus 2 : 1 ) 

Dalam mengulas teks Alkitab di atas , Dr. R.L Hymers .Jr  mengatakan :"  Ini adalah seseorang yang mengingkari pribadi Yesus Kristus dan mengingkari bahwa Ia telah mati di  kayu salib untuk dosa-dosa kita dan bahwa Ia telah membeli kita dengan darahNya sendiri yang mahal ! Ini bukanlah doktrin Kristen yang sepele  ! Ini adalah inti-sari Kristiani !  Orang yang mengingkari pribadi Yesus dan pekerjaanNya dalam definisi Alkitabiah , bukanlah orang Kristen sama sekali ! Ia adalah anti Kristen ! Ia penentang Injil !  Ia adalah orang bidat , yaitu orang yang belum diselamatkan ."


Bagi saya pribadi dan bagi saudara juga , kematian dan kebangkitan adalah inti-sari Kekristenan , yang dalam bahasa saya " Inti Pesan Kristiani " ! Itu adalah suatu fakta historis yang saya imani ! Tanpa fakta itu , yang namanya Kekristenan tidak akan pernah ada ! ( 1 Korintus 15 : 14 - 17 )  Jadi di sini kita dapat melihat bahwa Kekristenan tidak lahir dari budaya manusia , bukan juga dari filsafat manusia , melainkan dari fakta sejarah tentang Yesus yang mati dan bangkit ! Sepanjang pemahaman seperti ini kita pegang teguh , penyesatan tidak akan punya kekuatan untuk menyerang kita .
Tuhan Yesus memberkati kita ! Salam selalu dari laut ! ( Capt. Yordan E.P.Sihombing SH.M.Ap )










Tidak ada komentar:

Posting Komentar