Pendahuluan :
Sebagai umat Kristiani zaman sekarang , rasanya sulit untuk menemukan orang Kristen yang tidak memiliki Alkitab di rumahnya . Bahkan , tergantung dari besarnya suatu keluarga Kristen , biasanya mereka memiliki lebih dari satu atau dua Alkitab di rumah ! Namun tidak demikian halnya dengan orang atau keluarga Kristen pada zaman dahulu kala , ketika mesin cetak belum ditemukan . Hampir dapat dipastikan kalau jemaat biasa tidak akan pernah melihat Alkitab , baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru ; karena pada masa itu jumlahnya sangat terbatas . Itupun masih dalam bentuk salinan dalam tulisan tangan , yang hanya diperlukan bagi Bapa-Bapa Gereja atau mereka yang terlibat langsung dalam pelayanan .
Sejarah mencatat bahwa kematian dan kebangkitan Kristus terjadi pada tahun 30 Masehi ( atau tahun 33 M , tergantung kalender yang digunakan ) . Kurang dari dua bulan setelah kebangkitanNya dari antara orang mati , Kekristenan secara definitif terbentuk di Yerusalem , dengan pengkhotbah pertama adalah Petrus ! ( memang istilah "Kristen " belum ada pada zaman Yesus berada di dunia , namun pengikut Kristus sudah ada sebelum istilah "Kristen " ada. Lihat Kisah Para Rasul 11 : 26 ) . Apakah yang dikhotbahkan Petrus dan para rasul pada abad Pertama Masehi tersebut .? Tidak lain , hanya masalah fakta kematian dan kebangkitan Kristus !
Ke manapun para rasul bepergian dan di manapun jemaat Kristen yang masih muda itu berkumpul , selalu yang menjadi berita utama adalah bahwa Kristus telah bangkit dari kematian Nya ! Itulah Kabar Baik , yakni kabar keselamatan yang diberitakan dari mulut ke mulut , menyebar dengan cepat di dunia Kekaisaran Romawi zaman itu ! Perlu diketahui bahwa jemaat mula-mula Kekristenan adalah orang-orang Yahudi di Yerusalem . Kemudian , oleh pekerjaan para rasul , terutama rasul Paulus , Kabar Baik pun diterima oleh bangsa-bangsa lain . Hal itu sesuai dengan amanah Tuhan Yesus berikut ini :
"...Pergilah ke seluruh dunia , beritakan Injil kepada segala makhluk . Siapa yang percaya dan dibabptis akan diselamatkan , tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum ." ( Markus 16 : 15 - 16 Terjemahan LAI 2002 )
Dari sinilah kita memulai bahasan topik kita kali ini , bahwa Kekristenan lahir sebelum adanya Kitab-kitab Perjanjian Baru ! Pada waktu Kekristenan terbentuk , Alkitab Perjanjian Baru sama-sekali belum ada ! Lagi pula , manuskrip-manuskrip yang menjadi cika-bakal Perjanjian Baru pun belum ditulis . Pemberitaan Injil hanya dilakukan secara oral , dari mulut ke mulut dengan satu fokus berita yakni : 'kematian dan kebangkitan Kristus ." ! Teks Alkitab seperti Markus 16 : 15 - 16 tersebut di atas juga belum ada !
Jarak-waktunya masih sangat dekat :
Dari Kisah Para Rasul , kita mengetahui bahwa pada hari raya panen Yahudi ( Pentakosta ) , Petrus memberitakan kematian dan kebangkitan Kristus kepada orang2 yang mendengarkan khotbahnya di Yerusalem .
"Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana Nya , telah kamu salibkan dan kamu bunuh melalui tangan bangsa-bangsa durhaka . Tetapi Allah membangkitkan Dia setelah melepaskan Dia dari sengsara maut , karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu ." ( Kisah Para Rasul 2 : 23 - 24 Terjemahan LAI 2002 )
Jangan lupa bahwa kita bisa membaca teks Alkitab di atas karena kita hidup di zaman sudah ada Alkitab yang seperti kita miliki sekarang . Tetapi , jemaat mula-mula , tidak pernah membaca teks di atas , karena pada waktu itu , seluruh isi Perjanjian Baru belum ditulis ! Mereka hanya mendengarnya langsung dari mulut Petrus dan diteruskan kepada orang lain juga secara lisan . Namun , iman jemaat tetap terpelihara bahkan membuat Kekristenan semakin besar , hanya dengan berita Kabar Baik dari mulut ke mulut saja ! Sudah jelas bahwa di dalamnya , ada penyertaan Tuhan Yesus !
Satu-satunya cara untuk membungkam Kekristenan pada zaman itu , yang dapat diambil oleh penguasa Yahudi dan Romawi adalah dengan menunjukkan dan mengarak "mayat Yesus" mengelilingi kota Yerusalem , sehingga berita kebangkitan Kristus menjadi kebohongan dan para rasul bisa dilempari baru sampai mati dan Kekristenan tidak akan pernah ada ! Namun fakta membuktikan , hal itu tidak pernah terjadi , sehingga berita kebangkitan Kristus dari antara orang mati , tidak dapat lagi dibendung .
Jarak waktunya masih sangat dekat ! Baru beberapa bulan yang lalu Yesus disalibkan dan kemudian diberitakan bangkit dari antara orang mati ! Seharusnya , para penguasa Yahudi dan Romawi bertindak , dengan menunjukkan bukti "mayat Yesus" bahwa Yesus tidak bangkit dari kematian ! Namun, sekali lagi, ini tidak pernah terjadi , karena kenyataannya Yesus memang bangkit dari antara orang mati ! Berita ini tak dapat lagi dibendung , sehingga seluruh dunia masa itu mendengar Kabar Baik ini ! Kristen terbentuk hanya dari Kabar Baik yang secara lisan disebar-luaskan bahwa " Kristus sudah bangkit dari kematian ! ." ; sehingga Paulus pun , dalam memberitakan Kabar Baik tersebut , sudah dianggap "gila" oleh Prokurator Romawi , Festus . ( Kisah Para Rasul 26 : 24 )
Kanonisasi Perjanjian Baru :
Perjalanan Kekristenan di abad Pertama Masehi demikian berat , oleh hambatan dari penguasa Yahudi dan pemerintahan Romawi . Namun jemaat Kristen semakin bertambah , sekalipun mereka berkumpul untuk bersekutu di bawah resiko yang sangat tinggi ; di rumah-rumah atau di kuburan-kuburan ( katakombe ) ! Setelah para rasul meninggal dunia , tugas pemberitaan Injil , masih tetap secara lisan , diteruskan oleh bapa-bapa gereja . Memasuki dan selama abad ke II Masehi , jemaat Kristen yang masih muda itu mendapat perlawanan dari kelompok Gnostik , Marcion dan Montanis., yakni ajaran-ajaran yang menyimpang dari iman jemaat Kristen mula-mula .
Satu-satunya pegangan Alkitab bagi gereja yang masih muda itu adalah Perjanjian Lama ! Itupun jumlahnya tidak banyak , masih dalam salinan bahasa asli dan tulisan tangan , atau terjemahan Septuaginta LXX . Jadi yang dapat memiliki dan mempelajarinya sudah barang-tentu hanya mereka yang terlibat dalam pelayanan, seperti uskup , imam dan presbiter saja ! Jemaat biasa hanya mendengar pembacaan dari mereka . Untuk mencegah pengaruh dari gnostik , Marcionis dan Montanis , di mulailah mengumpulkan tulisan-tulisaan kuno untuk tujuan kanonisasi Perjanjian Baru .
Dengan syarat ketat berupa apostolisitas ( ditulis oleh seorang rasul atau teman sekerja rasul ) orthodoksitas ( tidak bertentangan dengan tulisan lain dari para rasul atau teman sekerja rasul ) dan katolisitas ( sudah diterima oleh mayoritas jemaat Kristen ) , mulailah pengkanonan Perjanjian Baru , yang seluruhnya berisi tulisan2 dari abad Pertama Masehi . Kanonisasi Perjanjian Baru di mulai dari tahun 200 Masehi ( Kanon Muratori , 25 Kitab ), tahun 250 Masehi ( Kanon Origenes, 21` Kitab ) , tahun 300 Masehi ( Kanon Eusebius , 22 Kitab ) dan terakhir tahun 400 Masehi ( Kanon Konsili Kartago, 27 Kitab ) . Itupun dalam bahasa asli Yunani Koine dalam bentuk tulisan tangan , terkecuali versi terjemahan bahasa Latin "Vulgata" buatan Hieronymus . Tetapi , semuanya dalam jumlah terbatas , sehingga jemaat biasa tidak ada yang memiliki Alkitab !
Pada tahun 1452 Masehi John Guttenberg menemukan mesin-cetak , sehingga dimulailah perubahan baru dalam dunia penjilidan dan percetakan buku-buku ! Alkitab mulai dicetak dan dijilid , bahkan pada abad ke XVI Masehi , Martin Luther menterjemahkannya ke dalam bahasa rakyat ( Jerman) agar jemaat biasa dapat memiliki dan membaca Alkitab ! Jangan lupa seluruh isi Perjanjian Baru adalah tulisan-tulisan dari abad Pertama Masehi , tidak satupun yang ditulis di luar abad pertama tersebut .
"Tetapi bagaimana orang dapat berseru kepada Dia yang belum mereka percaya ? Bagaimana orang dapat percaya kepada Dia yang belum pernah mereka dengar ? Bagaimana orang mendengar tentang Dia jika tidak ada yang memberitakan Nya ? Dan bagaimana orang dapat memberitakan Nya jika tidak diutus ? Seperti ada tertulis " Alangkah menyenangkan kedatangan mereka yang membawa kabar baik ." ( Roma 10 : 14 - 15 Terjemahan LAI 2002 )
Orang Kristen jaman sekarang dengan gampang dapat membaca bahkan menyimpan teks Alkitab di atas dengan mudah . Tetapi orang Kristen jemaat dahulu kala !? Mereka mendengar dan meneruskan serta menyampaikan kabar baik itu hanya dari mulut ke mulut saja ! Ajaib ! Kekristenan semakin besar ! (Barangkali , kondisinya sama dengan sekarang , jika kita memberitakan Injil ke pelosok-pelosok terpencil di mana orang-orangnya masih buta huruf ! )
Jadi , dapat dibayangkan bahwa lebih dari 1400 tahun lamanya , jemaat Kristen dibangun imannya bukan karena mereka memilki Alkitab atau membaca Alkitab , melainkan dari khotbah bapa-bapa Gereja , artinya , Kabar Baik disampaikan secara lisan ! Tidak seperti sekarang , jemaat dapat memiliki dan membaca sendiri Alkitab , kapan saja dan di mana saja !
"Tetapi bagaimana orang dapat berseru kepada Dia yang belum mereka percaya ? Bagaimana orang dapat percaya kepada Dia yang belum pernah mereka dengar ? Bagaimana orang mendengar tentang Dia jika tidak ada yang memberitakan Nya ? Dan bagaimana orang dapat memberitakan Nya jika tidak diutus ? Seperti ada tertulis " Alangkah menyenangkan kedatangan mereka yang membawa kabar baik ." ( Roma 10 : 14 - 15 Terjemahan LAI 2002 )
Orang Kristen jaman sekarang dengan gampang dapat membaca bahkan menyimpan teks Alkitab di atas dengan mudah . Tetapi orang Kristen jemaat dahulu kala !? Mereka mendengar dan meneruskan serta menyampaikan kabar baik itu hanya dari mulut ke mulut saja ! Ajaib ! Kekristenan semakin besar ! (Barangkali , kondisinya sama dengan sekarang , jika kita memberitakan Injil ke pelosok-pelosok terpencil di mana orang-orangnya masih buta huruf ! )
Jadi , dapat dibayangkan bahwa lebih dari 1400 tahun lamanya , jemaat Kristen dibangun imannya bukan karena mereka memilki Alkitab atau membaca Alkitab , melainkan dari khotbah bapa-bapa Gereja , artinya , Kabar Baik disampaikan secara lisan ! Tidak seperti sekarang , jemaat dapat memiliki dan membaca sendiri Alkitab , kapan saja dan di mana saja !
Bukti bahwa Kekristenan ada sebelum Alkitab ada !
Bayangkan saudara hidup di tahun 47 Masehi , misalnya ! Saudara sudah menjadi Kristen hanya karena berita Kematian dan Kebangkitan Kristus yang menyelamatkan manusia , secara lisan ; karena semua belum memiliki Alkitab seperti model sekarang ini ! Jangankan memiliki dan membaca, Injil Matius , Markus , Lukas dan Yohanes saja belum ditulis ! Tetapi saudara dan orang-orang zaman itu sudah menjadi orang percaya ! Di abad ke II Masehi , tulisan-tulisan di abad pertama mulai dikumpulkan , yakni semua tulisan yang menyangkut paut dengan kehidupan Kristus dan pelayanan Kristen mula-mula .
Bayangkan sekarang saudara hidup di tahun 250 Masehi ! Saudara juga seorang jemaat Kristen , tetapi saudara belum juga memiliki Alkitab seperti jemaat Kristen sekarang ini . Belum ditemukan mesin-cetak ! Sehingga iman jemaat terpelihara hanya dengan berita lisan dari para bapak-bapak gereja saja ! Iman pada apa ? Sudah barang tentu iman pada kematian dan kebangkitan Kristus , sebagai ini iman Kristiani sepanjang masa .
"Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu . Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus ." ( 1 Korintus 15 : 17 - 18 Terjemahan LAI 2002 )
Teks di atas bisa kita baca karena sekarang kita semua mempunyai Alkitab ? Tetapi jemaat zaman dahulu ? Sebelum ditemukannya mesin cetak ? Tidak pernah membaca teks tersebut , selain mendengarnya dari uraian lisan bapa-bapa gereja atau mahasiswa teologi zaman itu . Namun lihat , iman Kristiani mereka tetap hidup dan menyala-nyala ! Ini bukti yang tak terbantah bahwa Kekristenan bukan lahir dari Alkitab , melainkan dari fakta kematian dan kebangkitan Kristus yang diberitakan secara terus-menerus , dari generasi ke generasi ! Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa !! Itu beritanya !
Penilaian miring terhadap keempat Injil
Oleh karena ke 27 Kitab yang berada dalam Perjanjian Baru , ditulis setelah puluhan tahun jemaat Kristen terbentuk , maka banyak orang-orang skpetis di abad modern ini , yang menuduh bahwa isi keempat Injil disesuaikan dengan kebutuhan jemaat Kristen saat itu ! Hal ini tidaklah benar sama-sekali , karena keempat Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes hanya merekam kembali kehidupan Yesus dan perkataanNya pada waktu Dia berada di bumi .
Tidak ada satupun dari keempat Injil yang berisikan informasi mengenai peraturan ibadah atau cara-cara baptisan atau model-model jabatan gerejani ! Sama sekali tidak ada ! Ini bukti bahwa apa yang ditulis dalam keempat Injil adalah asli mengenai kehidupan Yesus dan pelayanannya semasa di bumi ,, dan bukan disesuaikan dengan kebutuhan jemaat Kristen ! Peraturan-peraturan seperti itu berada pada surat-surat Paulus , dan Kisah Para Rasul , sama sekali bukan pada keempat Injil !
Jadi mencurigai keempat Injil sebagai tulisan-tulisan yang disesuaikan dengan kebutuhan Jemaat Kristen mula-mula adalah salah sasaran ! Bayangkan jika anda adalah seorang Kristen yang hidup di tahun 1000 Masehi , yang belum mempunyai Alkitab ! Ketika bapa gereja atau uskup sedang menerangkan kehidupan Yesus menurut keempat Injil , saudara tidak akan menemukan bahasan khotbah tentang peraturan gereja , cara-cara perjamuan Kudus , cara-cara babtisan , diakonia , dan sebagainya ! Keempat Injil hanya tulisan-tulisan yang memperkenalkan siapakah Yesus itu ? Bagaimana ajaran kasihNya ? Bagaimana Ia mati di kayu salib ?
Andaikata keempat Injil tidak jujur, bisa saja dituliskan bahwa Yesus tidak mati di kayu salib , melainkan langsung diangkat ke sorga . Bukankah mati tersalib itu adalah kematian yang paling hina dan memalukan ? Mengapa keempat Injil mencatat hal yang memalukan tersebut ? Bukankah ini berarti bahwa hal penyaliban itu benar-benar terjadi ?! Namun jika demikian yang terjadi , jika dituliskan Yesus tidak mati di kayu salib , maka berita keselamatan (Kabar Baik) tidak akan tersampaikan ! Sebab justru oleh kematian dan kebangkitan Kristus lah kita diselamatkan ! Ini yang tidak dimengerti oleh dunia , sebagaimana bunyi teks Alkitab di bawah ini : .
"Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa , tetapi bagi kita yang diselamatkan , pemberitaan ini adalah kekuatan Allah ." ( 1 Korintus 1 : 18 Terjemahan LAI 2002 )
Meluruskan yang dibengkokkan :
Orang-orang skeptis dan orang-orang yang tidak percaya , sering-kali menyerang Kekristenan dari sisi ayat-ayat Alkitab , baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru . Ada yang bilang Alkitab itu beginilah atau Alkitab itu begitulah dan lain sebagainya . Dari ayat-ayat Alkitab yang digunakan menyerang , mereka ribut soal hari Minggu , hari Natal dan sebagainya . Mereka juga ribut soal perkataan2 Yesus yang tidak dimengerti oleh mereka bahwa Yesus adalah 100% manusia dan 100% adalah Allah . Mereka ribut dan mencari-cari ayat bahwa Yesus bukan Allah dan sebagainya .
Mari kita kembali menjadikan diri kita jemaat Kristen zaman dahulu kala , ketika segala sesuatu belum ditemukan ! Hanya dengan iman pada karya penyelamatan Kristus di kayu salib , kita diselamatkan ! Hanya oleh itu , dan tidak ada yang lain ! Karena mesin cetak juga belum ditemukan , tidak mungkin ada orang luar yang mendebat kita dari ayat-ayat Alkitab . Jemaat mula-mula hanya mendengar secara lisan saja kabar baik tentang keselamatan , mereka percaya dan diselamatkan ! Mereka tidak pernah memeriksa ayat-ayat karena mereka tidak memiliki Alkitab ! Kalaupun mereka pernah melihat pasti mereka tidak juga mengerti karena belum ada terjemahan Alkitab dalam bahasa rakyat !
Jadi jelas bahwa keselamatan kita bukan tergantung dari Alkitab atau ayat-ayatnya , bukan tergantung dari hari Minggu , atau hari Natal atau hari apa saja , bahkan bukan tergantung dari cara-cara baptisan , serta bukan tergantung pada ajaran Tuhan Yesus , melainkan mutlak tergantung pada karya salibNya . Mohon dibedakan semuanya itu dengan karya salib Nya ! Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa ! Saya ulangi :" Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa !! Hanya itu ! Itulah sebabnya Yohanes mencatat ucapan Yesus , berikut ini :
"...Akulah jalan , kebenaran dan hidup ; . Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku ." ( Yohanes 14 : 6 Terjemahan LAI 2002 )
Tidak ada keselamatan tanpa melalui Yesus Kristus ! Melalui apanya ? Melalui kematian dan kebangkitanNYa ! Hanya itu ! Tidak ada yang lain !
Konklusi
Hampir 300 tahun jemaat Kristen berkumpul dan bersekutu dalam persekutuan rohani , hanya di rumah-rumah atau kuburan-kuburan (katakombe) ; mengingat hambatan yang bengis dari pemerintahan Romawi waktu itu . Belum ada bangunan gereja , belum ada bangku-bangku gereja dan bahkan belum ada pegangan Alkitab bagi jemaat biasa ! Semuanya serba belum ada , selain hanya kabar baik bahwa Yesus sudah mati dan sudah bangkit bagi kita !
Sekali lagi saya ajak saudara hidup di tahun 100 Masehi , sebagai orang Kristen ! Jangan lupa , Perjanjian Baru saja baru mulai akan dikanonkan ( bukan dicetak ) pada tahun 200 Masehi ( Kanon Muratori ) . Dengan apa iman kita terbentuk ? Dengan Alkitab ? Alkitab yang mana ? Belum ada kanon Perjanjian Baru ! Sudah jelas iman keselamatan kita terbentuk oleh Kabar Baik yang diberitakan secara lisan , dari generasi ke generasi , bahwa Yesus telah mati dan bangkit bagi kita ! Dengan kata lain "tanpa kematian dan kebangkitan Kristus yang menyejarah itu , kita semua binasa !"
Oleh karena itu , sekarang , di abad modern ini ,jika iman kita diobok-obok oleh pendapat dunia tentang Alkitab kita , tentang ayat-ayatnya , tentang tulisan rasul Paulus , tentang ucapan Yesus di dalam Alkitab , tentang konsili-konsili , dan tentang apa saja , berdirilah kokoh dalam satu fakta bahwa sejak terbentuknya Kekristenan mula-mula , iman keselamatan kita bukan tergantung pada apapun juga , selain hanya pada fakta kematian dan kebangkitan Kristus , yang justru pada masa jemaat mula-mula belum sempat dituliskan !
Alkitab hanya berupa penjilidan buku dari bahan kertas ! Hari Raya apapun hanyalah suatu hari ! Baptisan adalah tanda lahiriah bahwa kita orang Kristen , sama seperti sunat untuk orang Yahudi . Gedung gereja hanyalah suatu bangunan ! Bangku gereja adalah sekedar tempat duduk . Kristen hanya sebuah stigma ! Konsili hanyalah suatu bentuk pertemuan . Semua yang saya sebutkan itu adalah benda-benda mati yang akan binasa pada akhir zaman ! Keselamatan saudara dan saya bukan terletak pada benda-benda mati itu , melainkan pada fakta "kematian dan kebangkitan Kristus " ! Saudara punya sepuluh Alkitab atau tiga Alkitab atau tidak punya Alkitab , sama saja ! Saudara sudah diselamatkan karena Kristus sudah mati dan sudah bangkit bagi saudara !
"Sebab jikalau kita, ketika masih seteru , diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak Nya , lebih-lebih kita , yang sekarang telah diperdamaikan , pasti akan diselamatkan oleh hidup Nya ! ." ( Roma 5 : 10 Terjemahan Lai 2002 )
Kematian dan kebangkitan Kristuslah yang menyelamatkan kita ! Hanya itu ! Sesuai dengan pesan Prof. Craig A Evans dalam bukunya " Fabricating Jesus " agar kita jangan menempatkan iman pada tempat yang salah.; maksudnya tempatkanlah iman pada fakta kematian dan kebangkitan Kristus ! Tuhan Yesus memberkati kita semua . Salam selalu dari lautan ! ( Capt. Yordan E.P.Sihombing SH.M.Ap.M.Mar )
"Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa , tetapi bagi kita yang diselamatkan , pemberitaan ini adalah kekuatan Allah ." ( 1 Korintus 1 : 18 Terjemahan LAI 2002 )
Meluruskan yang dibengkokkan :
Orang-orang skeptis dan orang-orang yang tidak percaya , sering-kali menyerang Kekristenan dari sisi ayat-ayat Alkitab , baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru . Ada yang bilang Alkitab itu beginilah atau Alkitab itu begitulah dan lain sebagainya . Dari ayat-ayat Alkitab yang digunakan menyerang , mereka ribut soal hari Minggu , hari Natal dan sebagainya . Mereka juga ribut soal perkataan2 Yesus yang tidak dimengerti oleh mereka bahwa Yesus adalah 100% manusia dan 100% adalah Allah . Mereka ribut dan mencari-cari ayat bahwa Yesus bukan Allah dan sebagainya .
Mari kita kembali menjadikan diri kita jemaat Kristen zaman dahulu kala , ketika segala sesuatu belum ditemukan ! Hanya dengan iman pada karya penyelamatan Kristus di kayu salib , kita diselamatkan ! Hanya oleh itu , dan tidak ada yang lain ! Karena mesin cetak juga belum ditemukan , tidak mungkin ada orang luar yang mendebat kita dari ayat-ayat Alkitab . Jemaat mula-mula hanya mendengar secara lisan saja kabar baik tentang keselamatan , mereka percaya dan diselamatkan ! Mereka tidak pernah memeriksa ayat-ayat karena mereka tidak memiliki Alkitab ! Kalaupun mereka pernah melihat pasti mereka tidak juga mengerti karena belum ada terjemahan Alkitab dalam bahasa rakyat !
Jadi jelas bahwa keselamatan kita bukan tergantung dari Alkitab atau ayat-ayatnya , bukan tergantung dari hari Minggu , atau hari Natal atau hari apa saja , bahkan bukan tergantung dari cara-cara baptisan , serta bukan tergantung pada ajaran Tuhan Yesus , melainkan mutlak tergantung pada karya salibNya . Mohon dibedakan semuanya itu dengan karya salib Nya ! Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa ! Saya ulangi :" Tanpa kematian dan kebangkitan Kristus , kita semua binasa !! Hanya itu ! Itulah sebabnya Yohanes mencatat ucapan Yesus , berikut ini :
"...Akulah jalan , kebenaran dan hidup ; . Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku ." ( Yohanes 14 : 6 Terjemahan LAI 2002 )
Tidak ada keselamatan tanpa melalui Yesus Kristus ! Melalui apanya ? Melalui kematian dan kebangkitanNYa ! Hanya itu ! Tidak ada yang lain !
Konklusi
Hampir 300 tahun jemaat Kristen berkumpul dan bersekutu dalam persekutuan rohani , hanya di rumah-rumah atau kuburan-kuburan (katakombe) ; mengingat hambatan yang bengis dari pemerintahan Romawi waktu itu . Belum ada bangunan gereja , belum ada bangku-bangku gereja dan bahkan belum ada pegangan Alkitab bagi jemaat biasa ! Semuanya serba belum ada , selain hanya kabar baik bahwa Yesus sudah mati dan sudah bangkit bagi kita !
Sekali lagi saya ajak saudara hidup di tahun 100 Masehi , sebagai orang Kristen ! Jangan lupa , Perjanjian Baru saja baru mulai akan dikanonkan ( bukan dicetak ) pada tahun 200 Masehi ( Kanon Muratori ) . Dengan apa iman kita terbentuk ? Dengan Alkitab ? Alkitab yang mana ? Belum ada kanon Perjanjian Baru ! Sudah jelas iman keselamatan kita terbentuk oleh Kabar Baik yang diberitakan secara lisan , dari generasi ke generasi , bahwa Yesus telah mati dan bangkit bagi kita ! Dengan kata lain "tanpa kematian dan kebangkitan Kristus yang menyejarah itu , kita semua binasa !"
Oleh karena itu , sekarang , di abad modern ini ,jika iman kita diobok-obok oleh pendapat dunia tentang Alkitab kita , tentang ayat-ayatnya , tentang tulisan rasul Paulus , tentang ucapan Yesus di dalam Alkitab , tentang konsili-konsili , dan tentang apa saja , berdirilah kokoh dalam satu fakta bahwa sejak terbentuknya Kekristenan mula-mula , iman keselamatan kita bukan tergantung pada apapun juga , selain hanya pada fakta kematian dan kebangkitan Kristus , yang justru pada masa jemaat mula-mula belum sempat dituliskan !
Alkitab hanya berupa penjilidan buku dari bahan kertas ! Hari Raya apapun hanyalah suatu hari ! Baptisan adalah tanda lahiriah bahwa kita orang Kristen , sama seperti sunat untuk orang Yahudi . Gedung gereja hanyalah suatu bangunan ! Bangku gereja adalah sekedar tempat duduk . Kristen hanya sebuah stigma ! Konsili hanyalah suatu bentuk pertemuan . Semua yang saya sebutkan itu adalah benda-benda mati yang akan binasa pada akhir zaman ! Keselamatan saudara dan saya bukan terletak pada benda-benda mati itu , melainkan pada fakta "kematian dan kebangkitan Kristus " ! Saudara punya sepuluh Alkitab atau tiga Alkitab atau tidak punya Alkitab , sama saja ! Saudara sudah diselamatkan karena Kristus sudah mati dan sudah bangkit bagi saudara !
"Sebab jikalau kita, ketika masih seteru , diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak Nya , lebih-lebih kita , yang sekarang telah diperdamaikan , pasti akan diselamatkan oleh hidup Nya ! ." ( Roma 5 : 10 Terjemahan Lai 2002 )
Kematian dan kebangkitan Kristuslah yang menyelamatkan kita ! Hanya itu ! Sesuai dengan pesan Prof. Craig A Evans dalam bukunya " Fabricating Jesus " agar kita jangan menempatkan iman pada tempat yang salah.; maksudnya tempatkanlah iman pada fakta kematian dan kebangkitan Kristus ! Tuhan Yesus memberkati kita semua . Salam selalu dari lautan ! ( Capt. Yordan E.P.Sihombing SH.M.Ap.M.Mar )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar